Ambon (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Maluku Tengah (Pemkab Malteng) mempercepat upaya swasembada pangan berbasis potensi lokal melalui penguatan sektor pertanian di wilayah Kecamatan Tehoru, ditandai dengan panen jagung seluas tiga hektare di Negeri Tehoru.

Bupati Maluku Tengah Zulkarnain Awat Amir, di Malteng, Minggu mengatakan bahwa langkah tersebut merupakan bagian dari strategi konkret pemerintah daerah dalam menjaga ketahanan pangan sekaligus mengurangi ketergantungan pasokan dari luar daerah.

“Kegiatan ini adalah langkah positif yang harus terus didorong. Tidak boleh berhenti di sini, tetapi harus dikembangkan agar benar-benar berdampak pada ketahanan pangan daerah,” ujar Bupati Maluku Tengah.

Panen jagung tersebut dinilai sebagai capaian penting hasil kolaborasi antara petani, pemerintah kabupaten, dan dukungan pemerintah provinsi. Di tengah tantangan ketahanan pangan, keberhasilan ini menjadi fondasi dalam menjaga stabilitas pasokan pangan di daerah.

Bupati mengapresiasi kerja keras petani yang mampu mengelola lahan hingga memasuki masa panen. Ia menekankan bahwa keberhasilan di Negeri Tehoru harus menjadi contoh bagi wilayah lain di Kabupaten Maluku Tengah untuk meningkatkan produktivitas pertanian.

Dirinya menjelaskan, Kabupaten Maluku Tengah memiliki potensi pertanian yang signifikan dengan luas lahan pangan berkelanjutan (LP2B) mencapai 24.151,6 hektare berdasarkan data inventarisasi.

Sentra produksi padi utama berada di Kecamatan Seram Utara Timur Kobi dengan luas sekitar 4.245 hektare, serta rencana pencetakan sawah baru seluas 1.000 hingga 1.500 hektare pada tahun 2026 guna meningkatkan swasembada pangan daerah.

Bupati menegaskan bahwa sektor pertanian memiliki peran strategis dalam menopang perekonomian masyarakat, khususnya di wilayah pedesaan.

Oleh karena itu, pemerintah daerah berkomitmen memperkuat dukungan melalui kebijakan, pendampingan petani, hingga pembangunan infrastruktur pertanian.

Selain itu, peningkatan produksi jagung menjadi fokus utama dalam mendorong swasembada pangan.

Dengan produksi yang stabil dan berkelanjutan, diharapkan harga tetap terkendali serta kesejahteraan petani meningkat.

Oleh sebab itu, panen jagung di Negeri Tehoru diharapkan dapat menjadi pemicu semangat bagi desa-desa lain untuk mengoptimalkan pemanfaatan lahan pertanian. Dengan dukungan berkelanjutan dari pemerintah, sektor pertanian diyakini mampu menjadi motor penggerak utama kesejahteraan masyarakat di Maluku Tengah



Pewarta: Ode Dedy Lion Abdul Azis
Editor : Daniel

COPYRIGHT © ANTARA 2026