Ambon (ANTARA) - Komando Daerah Militer (Kodam) XV/Pattimura memastikan mendampingi korban kecelakaan lalu lintas yang melibatkan truk TNI AD di Jalan Jenderal Sudirman, Kota Ambon.
Kapendam XV/Pattimura Kolonel Inf Heri Krisdianto di Ambon, Kamis (16/4), mengatakan pihaknya akan mengawal penanganan medis berjalan optimal hingga korban pulih.
"Kami berkomitmen untuk terus mendampingi seluruh proses pengobatan hingga korban pulih," ujarnya.
Kecelakaan itu terjadi pada 6 Maret 2026 sekitar pukul 18.30 WIT saat konvoi truk TNI AD yang mengangkut calon siswa (casis) melintas dengan pengawalan resmi Polisi Militer.
Ia menjelaskan, kejadian itu di depan kantor Jasa Raharja saat sepeda motor ojek daring yang dikendarai JS (49) diduga masuk ke jalur konvoi dan bersenggolan dengan truk terakhir, sehingga penumpangnya mengalami cedera serius pada bagian panggul.
Peristiwa tersebut sempat menjadi perhatian publik di Ambon karena melibatkan kendaraan militer dalam konvoi di jalan umum.
"Kami mohon maaf atas kegaduhan yang terjadi. Empati kepada masyarakat menjadi perhatian serius kami, dan setiap langkah yang diambil sejak awal didasari niat untuk membantu korban," ujarnya.
Ia mengatakan Kodam XV/Pattimura telah memberikan santunan sebesar Rp25 juta kepada keluarga korban.
Hingga hari ke-41 perawatan, kondisi korban menunjukkan perkembangan positif pascaoperasi di RSUP Leimena.
Menurut dia, korban telah sadar penuh, mampu berkomunikasi, dan mulai menjalani latihan berjalan. Selain itu, proses operasi juga mendapat dukungan anggota TNI yang mendonorkan darah secara sukarela.
"Sopir yang bersangkutan sedang diproses hukum, sementara kendaraan truk masih ditahan di Pomdam XV/Pattimura sebagai barang bukti," kata Kolonel Heri.
Pewarta: Ode Dedy Lion Abdul AzisEditor : Luqman Hakim
COPYRIGHT © ANTARA 2026