Ambon (ANTARA) - Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Ambon mencanangkan gerakan "green campus" atau kampus asri sebagai implementasi program prioritas Kementerian Agama yang menekankan penguatan ekoteologi.

Rektor IAKN Ambon Yance Rumahuru di Ambon mengatakan pihaknya selama ini telah melakukan berbagai upaya penghijauan di area kampus.

"IAKN Ambon memiliki luas sekitar 5,6 hektare. Kami berupaya menata kampus dengan menyediakan ruang terbuka hijau yang ditumbuhi pohon sehingga menciptakan suasana belajar dan iklim akademik yang baik," ujarnya.

Ia menjelaskan peluncuran gerakan kampus asri tersebut menjadi bagian dari komitmen kampus dalam mendukung pelestarian lingkungan.

IAKN Ambon juga mulai menerapkan kebiasaan membawa botol minum sendiri sebagai upaya mengurangi penggunaan plastik sekali pakai.

"Kami berupaya mengurangi sampah plastik kemasan sekali pakai sebagai bagian dari upaya menjaga lingkungan," katanya.

Pihak kampus telah menyediakan fasilitas air minum di sejumlah titik agar mahasiswa, dosen, dan pegawai dapat mengisi ulang botol minum.

"Kami tidak lagi menyediakan air mineral dalam kemasan botol atau gelas pada kegiatan kampus, melainkan menyediakan fasilitas air minum isi ulang," ujarnya.

Ia menambahkan keberadaan kawasan hijau di lingkungan kampus diharapkan dapat mengurangi dampak pemanasan global sekaligus menciptakan ruang belajar yang nyaman dan sehat bagi civitas akademika.

Sementara itu, Direktur Pendidikan Kristen Ditjen Bimas Kristen Kementerian Agama RI Suwarsono mengapresiasi langkah IAKN Ambon dalam membangun budaya kampus berbasis lingkungan.

Menurut dia, konsep green campus tidak hanya memperkuat identitas kampus yang peduli lingkungan, tetapi juga menciptakan ruang interaksi akademik yang lebih humanis.

"Kami berharap kampus dapat menyediakan gazebo bagi mahasiswa agar dapat beraktivitas di lingkungan yang asri dan nyaman," katanya.



Pewarta: Penina Fiolana Mayaut
Editor : Luqman Hakim

COPYRIGHT © ANTARA 2026