Ambon (ANTARA) -
Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Maluku mencatat realisasi luas tambah tanam (LTT) mencapai 2.729 hektare atau sekitar 72 persen dari target April sebesar 3.827 hektare.
Kepala BRMP Maluku Gunawan di Ambon, Senin (27/4), mengatakan capaian tersebut diharapkan terus meningkat hingga akhir bulan.
"Hingga Minggu, 26 April, realisasi LTT tercatat mencapai 2.729 hektare atau sekitar 72 persen dari target April sebesar 3.827 hektare. BRMP Maluku menargetkan capaian tersebut dapat terpenuhi hingga akhir bulan ini," katanya.
Ia menjelaskan luas tanam tersebut merupakan bagian dari luas tambah tanam, yakni penambahan areal tanam baru yang menjadi indikator peningkatan produksi pertanian.
Menurut dia, peningkatan luas tanam perlu terus didorong untuk mendukung target swasembada pangan nasional.
"Arus informasi yang baik akan memastikan setiap inovasi, kebijakan, dan teknologi pertanian dapat diterima dan diterapkan petani secara optimal," ujarnya.
Selain itu, BRMP Maluku juga menekankan pentingnya koordinasi antar pemangku kepentingan agar pendampingan kepada petani berjalan lebih efektif.
Dengan koordinasi yang lebih baik, diharapkan proses tanam dapat berlangsung sesuai jadwal dan target yang telah ditetapkan.
"Upaya ini diharapkan berdampak langsung pada peningkatan produksi serta memperkuat ketahanan pangan di wilayah Maluku," kata Gunawan.
Pewarta: Winda HermanEditor : Luqman Hakim
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.