Ambon (ANTARA) - Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kota Ambon menyebut sebanyak 461 calon haji asal Kota Ambon berangkat ke tanah suci pada 7 Mei 2026 melalui embarkasi Makassar.

"Sebenarnya jumlah semuanya yang sudah siap berangkat itu  462 orang, namun dalam perjalanan kepengurusan ternyata satu orang calon hamil akhirnya ditunda keberangkatannya, makanya itu hanya 461 orang saja," kata Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kota Ambon Amir M. Latar di Ambon, Maluku , Selasa.

Ia menjelaskan dari 461 calon haji tersebut, sebanyak 389 orang tergabung dalam kelompok terbang (kloter) 24 yang dijadwalkan berangkat pada 7 Mei malam dari Bandara Pattimura Ambon menuju Bandara Hasanuddin Makassar, Sulawesi Selatan.

Selanjutnya, kloter 24 akan diberangkatkan ke Jeddah, Arab Saudi, pada keesokan harinya.

Sementara itu, sebanyak 73 calon haji lainnya tergabung dalam kloter 26 bersama jamaah dari sejumlah daerah lain, dengan jadwal keberangkatan dari Ambon pada 9 Mei 2026.

Ia mengatakan seluruh calon haji dijadwalkan masuk Asrama Haji Waiheru sebelum keberangkatan untuk persiapan administrasi dan teknis.

Menurut dia, seluruh proses persiapan calon haji telah dilakukan sejak September 2025, mulai dari pembuatan paspor hingga pelaksanaan bimbingan manasik haji.

"Jadi secara teknis kita lakukan manasik itu setiap hari Rabu minggu berjalan, dan kita tutup tanggal 8 April dengan praktik manasik," ujarnya.

Ia menambahkan calon haji tertua atas nama Abubakar Mewal berusia 86 tahun tujuh bulan, sedangkan termuda berusia 20 tahun tujuh bulan atas nama Rifky Faujia.



Pewarta: Winda Herman
Uploader : Moh Ponting

COPYRIGHT © ANTARA 2026