Ambon (ANTARA) -

Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon, Maluku melakukan penataan dan pemeliharaan pohon secara terpadu setelah kejadian pohon tumbang menyebabkan tiga warga mengalami luka-luka di wilayah tersebut.

“Peristiwa ini sudah terjadi berulang kali. Saya minta segera dilakukan penanganan serius agar masyarakat merasa aman dan terlindungi, terutama di tengah musim penghujan,” kata Wali Kota Ambon Bodewin Wattimena di Ambon, Rabu.

Ia menginstruksikan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) terkait segera melakukan penanganan terpadu guna mencegah kejadian serupa terulang.

Instruksi tersebut ditujukan kepada Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar), Dinas Lingkungan Hidup dan Persampahan (DLHP), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), serta OPD terkait lainnya.

Ia menegaskan langkah cepat harus dilakukan melalui identifikasi dan penataan pohon di sepanjang ruas jalan di Kota Ambon.

“Pohon-pohon yang berpotensi tumbang segera ditangani melalui pemangkasan maupun penebangan terkontrol demi keselamatan masyarakat,” ujarnya.

Selain upaya penataan, Dinas Kesehatan juga diinstruksikan terus melakukan pendampingan terhadap para korban yang saat ini masih menjalani perawatan di rumah sakit agar proses pemulihan berjalan optimal.

Kepala BPBD Kota Ambon Frits RM Tatipikalawan juga diminta melakukan pendataan terhadap kejadian bencana serta menyusun laporan lengkap sesuai prosedur penanganan darurat yang berlaku.

Ia mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan, khususnya saat hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang berpotensi memicu bencana, termasuk pohon tumbang.

Pemerintah Kota Ambon menegaskan komitmen memperkuat langkah mitigasi melalui kolaborasi lintas OPD, guna memastikan keselamatan dan kenyamanan masyarakat di tengah kondisi cuaca tidak menentu.



Pewarta: Winda Herman
Editor : Daniel

COPYRIGHT © ANTARA 2026