Ambon (ANTARA) -

Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Maluku melakukan pengawasan dan pendampingan terhadap aktivitas pendakian di kawasan Taman Wisata Alam (TWA) Gunung Api Banda guna memastikan keselamatan pengunjung dan kelestarian kawasan.

“Kami memastikan setiap aktivitas pendaki tetap berada dalam jalur yang aman dan sesuai ketentuan, sehingga keselamatan pengunjung dapat terjaga,” kata Penyuluh Kehutanan BKSDA Maluku Kharisma Alhadi di Ambon, Sabtu.

Ia mengatakan pengawasan dilakukan sebagai langkah preventif meminimalkan risiko selama pendakian, di tengah meningkatnya minat wisatawan memanfaatkan waktu untuk melakukan pendakian dan menikmati keindahan alam Gunung Api Banda.

Aktivitas pendakian terpantau cukup ramai, namun masih dalam kondisi terkendali. Sebagian besar pengunjung melakukan pendakian secara mandiri, tanpa pemandu. Meski demikian, petugas tetap melakukan pengawasan intensif, khususnya di sepanjang jalur pendakian, untuk memastikan keamanan para pendaki.

Petugas juga memberikan edukasi kepada wisatawan terkait dengan pentingnya keselamatan selama pendakian, kepatuhan terhadap jalur resmi, dan tanggung jawab bersama menjaga kelestarian kawasan konservasi.

Ia mengatakan kesadaran pengunjung menjadi faktor penting dalam menjaga keberlanjutan kawasan tersebut.

“Kami juga mengimbau para pendaki untuk selalu mematuhi aturan yang berlaku dan tidak merusak lingkungan, karena kelestarian kawasan ini merupakan tanggung jawab bersama,” ujarnya.

Dari sisi cuaca, kondisi di lapangan terpantau mendung, namun tidak mengganggu jalannya aktivitas pendakian. Seluruh rangkaian kegiatan pengawasan dan pendampingan berjalan aman dan lancar.

Upaya ini menjadi bagian dari komitmen BKSDA Maluku dalam menjaga keseimbangan antara aktivitas wisata alam dan pelestarian ekosistem di kawasan TWA Gunung Api Banda.



Pewarta: Winda Herman
Uploader : Moh Ponting

COPYRIGHT © ANTARA 2026