Ternate (ANTARA) - Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Hukum (Kemenkum) Maluku Utara (Malut) melaksanakan apel pagi di halaman kantor, Senin (4/5), yang dipimpin Kepala Divisi Pelayanan Hukum Rian Arvin.

Apel tersebut diikuti seluruh pegawai, termasuk calon pegawai negeri sipil (CPNS) di lingkungan Kanwil Kemenkum Malut.

Dalam amanatnya, Rian Arvin mengapresiasi kerja sama dan dedikasi jajaran dalam menyukseskan sejumlah kegiatan pada pekan sebelumnya, di antaranya rapat bersama Komisi XIII DPR RI, persiapan desk evaluasi menuju predikat Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM), serta rangkaian peringatan Hari Kekayaan Intelektual Sedunia.

"Kami mampu menyelesaikan berbagai agenda di lokasi dan waktu yang berbeda. Ini menunjukkan komitmen dan sinergi yang baik dari seluruh jajaran," ujarnya.

Ia juga mengingatkan para CPNS untuk menjaga disiplin, etika, dan tanggung jawab dalam menjalankan tugas sebagai aparatur sipil negara.

"Jadikan setiap tugas sebagai bentuk pengabdian kepada negara dan masyarakat," katanya.
Selain itu, Rian meminta seluruh jajaran terus mempersiapkan diri menghadapi penilaian WBBM oleh Tim Penilai Nasional dari Kementerian PAN-RB.
Menurut dia, WBBM bukan garis akhir, melainkan kelanjutan dari predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan publik.

"Kita harus siap, baik dari sisi administrasi maupun implementasi pelayanan di lapangan," ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya etika dan kesopanan dalam interaksi antarpegawai maupun dengan masyarakat sebagai bagian dari budaya kerja organisasi.

Selain itu, pelaksanaan apel pagi diminta tetap berjalan rutin sebagai bagian dari pembinaan disiplin pegawai, meskipun tidak dipimpin langsung oleh Kepala Kantor Wilayah.

Sementara itu, Kepala Kanwil Kemenkum Malut Budi Argap Situngkir meminta seluruh jajaran menjaga integritas, profesionalisme, dan semangat kebersamaan dalam menjalankan tugas.

"Keberhasilan yang telah dicapai merupakan hasil kerja bersama dan harus terus dipertahankan dalam menghadapi berbagai tantangan ke depan," ujar Argap.



Pewarta: Abdul Fatah
Uploader : Moh Ponting

COPYRIGHT © ANTARA 2026