Ambon (ANTARA) - Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan (BKHIT) Maluku memperketat pengawasan lalu lintas media pembawa hewan, ikan, dan tumbuhan di Bandara Ambon selama musim haji 2026 guna mencegah masuk dan keluarnya hama penyakit.

Kepala BKHIT Maluku Willy Indra Yunan di Ambon, Senin, mengatakan pengawasan diperkuat melalui koordinasi lintas instansi pada Rapat Komite Keamanan Bandara (Airport Security Committee Meeting/ASC) ke-3 dalam rangka persiapan embarkasi jamaah haji tahun 2026.

“Pada musim haji aktivitas lalu lintas penumpang dan barang meningkat, sehingga pengawasan karantina harus diperketat untuk memastikan tidak ada media pembawa yang berpotensi membawa hama maupun penyakit masuk atau keluar melalui bandara,” katanya.

Ia menjelaskan BKHIT Maluku akan menempatkan petugas di area terminal keberangkatan dan cargo Bandara Pattimura untuk melakukan pemeriksaan terhadap barang bawaan serta kargo yang berkaitan dengan komoditas hewan, ikan, dan tumbuhan.

Menurut dia, pengawasan dilakukan bersama Bea Cukai dan instansi terkait guna memastikan seluruh komoditas yang dilalulintaskan telah memenuhi persyaratan karantina dan tidak termasuk barang yang dilarang.

“Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan keamanan hayati tetap terjaga, termasuk mencegah penyebaran penyakit hewan, organisme pengganggu tumbuhan, maupun penyakit ikan karantina,” ujarnya.

Selain pemeriksaan fisik, BKHIT Maluku juga memperkuat pengawasan administrasi dokumen karantina terhadap komoditas yang dibawa melalui jalur udara selama pelaksanaan embarkasi haji.

Peningkatan pengawasan menjadi bagian penting dalam mendukung kelancaran operasional bandara tanpa mengabaikan aspek biosekuriti dan perlindungan sumber daya hayati di Maluku.

Dalam rapat tersebut juga disampaikan sosialisasi Surat Edaran Menteri Perhubungan Nomor 6 Tahun 2025 terkait penguatan pengamanan kawasan terbatas bandara, termasuk larangan pengambilan foto dan video di sisi udara tanpa izin pengelola bandara.

Ia menambahkan seluruh petugas BKHIT Maluku yang bertugas selama musim haji diwajibkan menggunakan atribut lengkap dan menjalankan prosedur pemeriksaan sesuai standar operasional untuk mendukung pelayanan yang aman dan profesional.

“Melalui pengawasan yang optimal kami berharap pelaksanaan embarkasi haji berjalan lancar sekaligus menjaga Maluku tetap aman dari ancaman hama dan penyakit yang dapat terbawa melalui lalu lintas penumpang maupun barang,” katanya.



Pewarta: Ode Dedy Lion Abdul Azis
Editor : Daniel

COPYRIGHT © ANTARA 2026