Ambon (ANTARA) - Kejuaraan tinju Pattimura International Big Fight 2026 yang dijadwalkan berlangsung di Jakarta pada 29 Mei diharapkan menjadi awal kebangkitan tinju Maluku dan melahirkan atlet potensial.

"Saya optimistis kejuaraan seperti ini dapat menjadi pemicu kebangkitan prestasi tinju Maluku," kata Ketua DPRD Provinsi Maluku Benhur George Watubun di Ambon, Kamis.

Optimisme tersebut disampaikan Benhur setelah menerima kunjungan Yance Rayaan selaku Co-Promotor sekaligus penggagas acara bersama rombongan untuk menyampaikan rencana kegiatan dimaksud ke DPRD Maluku.

Menurut dia, kejuaraan yang dijadwalkan berlangsung di TVRI Pusat Jakarta pada akhir Mei ini juga diharapkan dapat menjadi sebuah wadah dalam melahirkan generasi petinju potensial asal daerah ini.

Peringatan 209 tahun kelahiran Pahlawan Nasional Kapitan Pattimura menjadi alasan digelarnya kejuaraan dimaksud dan panitia pelaksana yang berasal dari Maluku Barat Daya (MBD) berkolaborasi dengan Federasi Tinju Profesional Indonesia mewujudkan ajang besar bertajuk Pattimura International Big Fight 2026.

"Kejuaraan seperti ini dirancang khusus agar menjadi sarana pembinaan atlet serta upaya nyata menghidupkan kembali kejayaan tinju mengingat Maluku sudah pernah melahirkan petinju dengan nama besar di tingkat dunia seperti Ellyas Pical dan Nico Thomas, namun belakangan ini perkembangannya dinilai mulai meredup," ucapnya.

Dia juga mengatakan inisiatif seperti ini merupakan langkah yang sangat tepat dalam rangka mengasah dan mengembangkan potensi generasi muda Maluku di cabang olahraga bela diri tersebut.

Maka sebagai wakil rakyat, dirinya menyatakan dukungan serta apresiasi kepada delegasi penyelenggara yang dipimpin Yance dan Tony Refra.

Pertandingan perdana ini akan berlangsung di Jakarta dan mempertaruhkan beragam penghargaan bergengsi, di antaranya memperebutkan sabuk emas Gubernur Maluku, sabuk emas Gubernur Maluku Utara, piala petinju terbaik Kapitan Pattimura, serta piala petinju favorit yang disiapkan sebagai penghormatan khusus bagi pelatih legendaris almarhum Teddy Van Room.

"Kami menyampaikan rasa terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh panitia, promotor, maupun co-promotor yang telah bekerja keras mewujudkan acara ini karena menjadi momentum penting agar bakat anak muda Maluku bisa lebih ditingkatkan dan tersalur dengan baik," ungkapnya.

Sementara Yance Rayaan selaku Co-Promotor sekaligus penggagas acara mengatakan, ide ini lahir dari keprihatinan melihat minimnya prestasi dan pembinaan tinju di Maluku beberapa tahun terakhir.

"Daerah ini justru kaya akan potensi atlet, baik di kategori amatir maupun profesional yang membutuhkan wadah dan kompetisi berkelanjutan," tandasnya.

Sehingga lewat kejuaraan seperti ini ada keinginan untuk menghidupkan kembali semangat olahraga tinju di Maluku.



Pewarta: Daniel Leonard
Uploader : Moh Ponting

COPYRIGHT © ANTARA 2026