Ambon (ANTARA) - Universitas Pattimura (Unpatti) menggandeng Inholland University of Applied Sciences Belanda untuk memberikan edukasi kewirausahaan dan pengembangan diri kepada mahasiswa guna mempersiapkan generasi muda menghadapi tantangan dunia kerja dan persaingan global.
"Kerja sama ini penting untuk memperluas wawasan mahasiswa tentang kewirausahaan, membangun karakter, serta menyiapkan mereka agar mampu menciptakan peluang kerja secara mandiri di tengah perkembangan global dan teknologi yang sangat cepat," kata Rektor Universitas Pattimura Prof. Freddy Leiwakabessy di Ambon, Selasa.
Ia mengatakan kolaborasi tersebut diwujudkan melalui kuliah umum bertema “Entrepreneurship and Personal Development: Creating Your Own Path” yang menghadirkan Dosen Bidang Marketing dan Entrepreneurship dari Inholland University of Applied Sciences, Erno Pike, sebagai narasumber.
Menurut Rektor, penguatan kapasitas kewirausahaan bagi mahasiswa menjadi kebutuhan penting di era digital dan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) saat ini, ketika arus informasi berkembang sangat cepat dan memengaruhi pola pikir generasi muda.
Ia menjelaskan mahasiswa tidak hanya dituntut memiliki kemampuan akademik, tetapi juga harus mampu beradaptasi, berpikir kreatif, serta membangun kemandirian ekonomi melalui inovasi dan kewirausahaan.
"Mahasiswa harus mampu memilih informasi yang dapat membentuk karakter, memperluas wawasan, serta mempersiapkan masa depan. Informasi yang baik adalah informasi yang memberi motivasi, pencerahan, dan langkah-langkah terbaik untuk mencapai keberhasilan," ujarnya.
Prof. Freddy menilai kerja sama dengan perguruan tinggi luar negeri menjadi salah satu langkah strategis Unpatti untuk membuka akses mahasiswa terhadap pengalaman internasional, khususnya dalam bidang pengembangan usaha dan kemampuan personal.
Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa juga diperkenalkan pada pola pikir kewirausahaan global, termasuk bagaimana membangun ide usaha, membaca peluang pasar, serta mengembangkan kemampuan komunikasi dan kepemimpinan.
Selain itu, kata dia, mahasiswa perlu memiliki kemampuan menyaring informasi di media digital agar dapat memanfaatkan teknologi secara produktif untuk pengembangan diri maupun usaha.
"Kuliah umum seperti ini menjadi ruang bagi mahasiswa untuk belajar langsung dari praktisi dan akademisi internasional sehingga mereka memiliki perspektif yang lebih luas dalam menghadapi dunia kerja maupun membangun usaha sendiri," katanya.
Sementara itu, narasumber dari Inholland University of Applied Sciences, Erno Pike, memberikan materi terkait pentingnya pengembangan diri dan keberanian menciptakan jalur karier sendiri melalui inovasi dan kewirausahaan.
Pewarta: Ode Dedy Lion Abdul AzisEditor : Luqman Hakim
COPYRIGHT © ANTARA 2026