Ambon (ANTARA) - Masjid Raya Al Fatah Maluku membagikan 600 kupon daging kurban kepada masyarakat di Kota Ambon, dalam rangka perayaan Idul Adha 1447 Hijriah, seiring meningkatnya jumlah hewan kurban tahun ini dibandingkan tahun sebelumnya.

“Kupon yang sudah beredar sementara sekitar 600 lebih dan insya Allah tahun ini bisa bertambah karena jumlah hewan kurban juga meningkat dibanding tahun lalu,” kata Ketua Yayasan Masjid Raya Al Fatah Maluku Hadi Basalamah di Ambon, Rabu.

Ia menjelaskan pada tahun lalu jumlah hewan kurban yang dipotong sebanyak delapan ekor, sedangkan tahun ini meningkat menjadi 13 ekor sapi. Di antaranya terdapat satu ekor sapi bantuan Presiden RI Prabowo Subianto dan satu ekor sapi bantuan Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa.

Menurut dia, proses penyembelihan hewan kurban dijadwalkan dimulai pada Kamis pagi dan pendistribusian daging kepada masyarakat kemungkinan berlangsung hingga Sabtu.

“Penyembelihan insya Allah dimulai besok pagi dan pembagiannya kemungkinan sampai hari Sabtu agar seluruh penerima bisa terlayani dengan baik,” ujar Hadi.

Ia mengatakan pembagian daging kurban diprioritaskan kepada kaum duafa, fakir miskin, serta warga yang berhak menerima di sekitar Kota Ambon.

Sementara itu Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa mengatakan Presiden Republik Indonesia bersama Pemerintah Provinsi Maluku menyalurkan sebanyak 143 hewan kurban untuk wilayah Maluku yang penyerahannya dipusatkan di halaman Masjid Raya Al Fatah Ambon.

Sebanyak 17 ekor sapi merupakan bantuan Presiden RI yang didistribusikan ke 11 kabupaten/kota di Maluku, sementara 126 ekor lainnya berasal dari Pemerintah Provinsi Maluku.

Ia menambahkan pelaksanaan kurban di Masjid Raya Al Fatah juga menjadi simbol kuatnya toleransi antarumat beragama di Maluku. Sejumlah instansi dan lembaga lintas agama turut berpartisipasi memberikan bantuan hewan kurban, termasuk Sinode Gereja Protestan Maluku (GPM).

“Ini menjadi bukti bahwa semangat persaudaraan dan toleransi di Maluku terus terjaga dengan baik,” katanya.

Pemerintah Provinsi Maluku melalui Dinas Pertanian serta Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan (BKHIT) Maluku memastikan seluruh hewan kurban yang disalurkan telah memenuhi standar kesehatan hewan dan aman untuk dikonsumsi masyarakat.

 

 



Pewarta: Ode Dedy Lion Abdul Azis
Editor : Daniel

COPYRIGHT © ANTARA 2026