Jakarta (ANTARA) - Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek), Brian Yuliarto memastikan pihaknya tidak menutup program studi (prodi) yang dinilai tidak relevan, melainkan justru akan dikembangkan sesuai dengan kebutuhan di era sekarang.
Dalam rapat kerja bersama Komisi X DPR RI di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa, Mendiktisaintek menyebut pemerintah saat ini lebih menitikberatkan pada upaya pembinaan dan pengembangan substansi keilmuan agar tetap relevan dengan zaman.
"Jadi, terkait dengan isu yang kemudian berkembang, bahwa Kementerian Pendidikan Tinggi akan melakukan penutupan program studi untuk penyesuaian dengan industri yang akan berkembang di masa depan, kami dapat menyampaikan bahwa hal tersebut tidak menjadi kebijakan kami," katanya.
Menteri Brian menyebutkan program studi justru didorong untuk memperbarui fokus pembelajaran menjadi lebih atraktif, seperti ilmu matematika yang bertransformasi menjadi aktuaria agar lebih aplikatif dan langsung terserap oleh dunia usaha.
Contoh adaptasi lainnya, lanjut dia, juga terlihat pada penyesuaian di program studi teknik elektro, dimana kurikulumnya kini banyak mengembangkan peminatan ke arah kecerdasan buatan, pembelajaran mesin (machine learning), maupun teknologi robotika.
Guna memastikan pembaruan kurikulum berjalan konsisten, Mendiktisaintek meminta badan kerja atau badan koordinasi pada masing-masing program studi untuk rutin melakukan proses evaluasi setiap tiga hingga empat tahun sekali.
Evaluasi berkala tersebut bertujuan untuk mengukur porsi keilmuan fundamental yang masih wajib dipertahankan, serta sejauh mana materi pembelajaran harus diarahkan pada bidang-bidang yang lebih implementatif.
Brian juga menjelaskan bahwa mekanisme penutupan sebuah program studi sejatinya hanya dapat dieksekusi jika ada usulan langsung dari pihak perguruan tinggi yang bersangkutan atau sebagai bentuk sanksi akibat pelanggaran berat.
"Sekali lagi kami sampaikan alih-alih kita menutup, tetapi kita mengembangkan program studi untuk bisa sesuai, matching dengan kebutuhan industri, tetapi bukan atau tidak dengan cara menutup program studi, tetapi lebih mengembangkan dan menyesuaikan substansi yang diajarkan," ujar Brian Yuliarto.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Di DPR, Mendiktisaintek pastikan prodi dikembangkan bukan ditutup
Pewarta: Sean Filo MuhamadUploader : Moh Ponting
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.