Ambon (ANTARA) -

Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon, Maluku, menerima bantuan sebanyak 10 tempat penampungan sementara (TPS) dari PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) guna mendukung pengelolaan sampah dan peningkatan infrastruktur persampahan di kota itu.

“Menangani sampah butuh proses dan tahapan, termasuk penyediaan infrastruktur yang memadai. Kalau kita lihat faktanya belum seluruh wilayah di Kota Ambon tersedia TPS. Untuk itu, kita mengajak semua pihak, termasuk BUMN dan yang lainnya, untuk berkontribusi membantu pemkot,” kata Wali Kota Ambon Bodewin M Wattimena saat meresmikan bantuan CSR BNI di Negeri Halong, Ambon, Selasa.

Ia mengatakan, persoalan sampah tidak dapat diselesaikan pemerintah sendiri sehingga membutuhkan dukungan berbagai pihak, termasuk Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan sektor swasta.

Peresmian bantuan dipusatkan di kawasan Negeri Halong, tepatnya di depan Dealer Toyota. Sebanyak 10 unit TPS tersebut ditempatkan di sejumlah titik di Kota Ambon untuk memperkuat sistem pengelolaan sampah.

Menurut Bodewin, penambahan TPS akan meningkatkan kapasitas pemerintah daerah dalam menyediakan sarana pendukung pengelolaan sampah sekaligus memperluas jangkauan layanan persampahan.

“Dengan penambahan 10 TPS ini, paling tidak selain menambah infrastruktur, juga dapat meningkatkan kapasitas pemkot dalam pengelolaan sampah. Harapan saya, TPS ini dapat dipergunakan dengan baik,” ujarnya.

Ia menegaskan, upaya pemerintah menyediakan fasilitas tidak akan optimal tanpa dukungan masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan dan memanfaatkan fasilitas yang telah disediakan.

“Kalau sudah ada TPS, buanglah sampah di TPS. Jangan TPS disediakan lalu masyarakat membuang sampah di tempat lain yang bukan tempat pembuangan sampah,” katanya.

Bodewin mengatakan komitmen Pemkot Ambon dalam menangani persoalan sampah juga tercermin dalam tema peringatan Hari Ulang Tahun ke-451 Kota Ambon tahun 2026, yakni “Ambon Bersih, Maluku Sehat, Indonesia Maju”.

Menurut dia, tema tersebut menjadi ajakan bagi seluruh masyarakat untuk bersama-sama mewujudkan lingkungan yang bersih demi meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat.

“Mudah-mudahan dengan tema ini bisa membingkai seluruh kita yang ada di Ambon dalam mewujudkan Ambon bersih. Kalau Ambon bersih, masyarakat sehat sehingga kita mendukung Indonesia maju,” ujarnya.

Pada kesempatan itu, Bodewin menyampaikan apresiasi kepada BNI yang telah berkontribusi membantu pemerintah daerah melalui penyediaan sarana persampahan.

“Terima kasih kepada pimpinan BNI Area Sulawesi dan Maluku. Saya kira CSR dari BNI ini berdampak besar dalam perkembangan kota dan menggugah BUMN lain untuk membantu sehingga di Kota Ambon ada TPS yang representatif,” katanya.

Sementara itu, Pimpinan PT BNI (Persero) Area Sulawesi dan Maluku, Hasanul A. Nasution, mengatakan bantuan tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk mendukung pelestarian lingkungan dan pembangunan berkelanjutan.

“Melalui program CSR Go Green, kami menyerahkan 10 TPS yang tersebar di 10 titik di Kota Ambon,” ucapnya.

Menurut Hasanul, sebagai bank BUMN, BNI tidak hanya berfokus pada layanan perbankan, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial untuk tumbuh bersama masyarakat dan berkontribusi dalam menjaga lingkungan.



Pewarta: Winda Herman
Uploader : Moh Ponting

COPYRIGHT © ANTARA 2026