Ambon (ANTARA) - Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan (BKHIT) Maluku mengawal pengiriman 12 ton kopra dari Maluku menuju Surabaya, Jawa Timur, guna memastikan komoditas tersebut memenuhi persyaratan kesehatan dan keamanan sebelum didistribusikan ke daerah tujuan.

Kepala BKHIT Maluku Willy Indra Yunan di Ambon, Jumat, mengatakan pengawasan dilakukan sebagai bagian dari upaya menjaga kelancaran arus logistik komoditas pertanian antar pulau sekaligus mencegah penyebaran organisme pengganggu tumbuhan (OPT).

"Pengawasan ini bukan sekadar rutinitas, melainkan bentuk perlindungan maksimal bagi ekosistem pertanian nasional. Dengan melakukan pemeriksaan secara detail di titik keberangkatan, kami meminimalisir risiko penyebaran hama dan penyakit antar pulau," kata Willy.

Ia menjelaskan, petugas karantina melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap media pembawa berupa kopra, termasuk pemeriksaan fisik dan verifikasi dokumen pendukung sebelum komoditas tersebut diberangkatkan ke Surabaya.

Menurut dia, langkah tersebut penting untuk memastikan kopra yang dikirim terbebas dari OPT maupun kontaminan berbahaya lainnya sehingga mutu dan kualitas komoditas tetap terjaga hingga tiba di lokasi tujuan.

"Ini merupakan bentuk perlindungan nyata kami terhadap keamanan pangan dan kelestarian sumber daya alam di wilayah tujuan. Setiap komoditas yang dilalulintaskan harus memenuhi ketentuan karantina yang berlaku," ujarnya.

Willy menambahkan, BKHIT Maluku juga berkomitmen memberikan pelayanan yang cepat, transparan, dan efisien guna mendukung distribusi komoditas pertanian serta menjaga kelancaran rantai pasok nasional.

"Kami memberikan pelayanan yang prima dan responsif kepada para pelaku usaha. Dengan prosedur yang cepat namun tetap sesuai regulasi, kami berharap distribusi 12 ton kopra ini dapat berjalan lancar dan tiba tepat waktu di Surabaya untuk memenuhi kebutuhan industri pengolahan," katanya.

Ia menegaskan, pengawasan terhadap lalu lintas komoditas pertanian merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam menjaga kualitas produk, mendukung perdagangan antardaerah, serta memperkuat ketahanan ekonomi nasional melalui sektor pertanian.

BKHIT Maluku memastikan setiap sertifikat kesehatan yang diterbitkan telah melalui proses pemeriksaan sesuai standar karantina sehingga komoditas yang dikirim memiliki jaminan mutu dan keamanan bagi daerah tujuan.



Pewarta: Ode Dedy Lion Abdul Azis
Editor : Daniel

COPYRIGHT © ANTARA 2026