Ambon (ANTARA) - Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIA Ambon menggelar penanaman mangrove di kawasan Pantai Hiti Hala-Hala, Negeri Passo, Kota Ambon, untuk memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia sekaligus mendukung pelestarian pesisir dan pembangunan berkelanjutan.
Pelaksana Tugas Kepala Rutan Ambon Jefry R Persulessy di Ambon, Maluku, Jumat, mengatakan kegiatan tersebut wujud kepedulian terhadap lingkungan yang harus dilakukan secara berkelanjutan oleh seluruh masyarakat.
"Melalui kegiatan penanaman mangrove ini, kami ingin menunjukkan bahwa kepedulian terhadap lingkungan bukan hanya slogan, tetapi harus diwujudkan dalam tindakan nyata. Mangrove memiliki manfaat besar bagi keberlangsungan kawasan pesisir sehingga pelestariannya menjadi tanggung jawab bersama," katanya.
Penanaman mangrove tersebut dipimpin Jefry dan diikuti jajaran pejabat struktural serta pegawai Rutan Ambon. Para peserta menanam bibit mangrove di sepanjang pesisir sebagai upaya menjaga kelestarian alam sekaligus meningkatkan kualitas lingkungan pantai.
Menurut dia, peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia harus menjadi peristiwa meningkatkan kesadaran masyarakat melalui kegiatan yang memberikan manfaat jangka panjang bagi lingkungan.
Ia menjelaskan mangrove memiliki peran penting menjaga kawasan pesisir karena mampu menahan abrasi, meredam gelombang laut, menjadi habitat berbagai biota, menjaga kualitas perairan, serta menyerap karbon yang membantu mitigasi perubahan iklim.
"Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan dampak positif sekaligus menginspirasi masyarakat untuk turut menjaga alam. Langkah sederhana seperti menanam pohon dapat memberikan kontribusi nyata bagi masa depan yang lebih baik," ujarnya.
Dalam kegiatan tersebut turut hadir petugas BRIN Ambon Robert yang memberikan arahan teknis selama proses penanaman mangrove berlangsung.
Robert mengatakan keberadaan mangrove penting bagi keberlanjutan ekosistem pesisir karena mampu menjaga stabilitas garis pantai sekaligus mendukung kehidupan berbagai jenis biota laut.
"Keberadaan mangrove sangat penting karena mampu menjaga stabilitas kawasan pantai dan mendukung keberlangsungan ekosistem pesisir. Karena itu, upaya pelestarian melalui penanaman mangrove perlu terus dilakukan secara berkelanjutan," katanya.
Warga Negeri Passo, Ence, mengapresiasi kegiatan Rutan Ambon karena memberikan manfaat langsung bagi masyarakat pesisir.
"Kami berterima kasih atas kepedulian yang ditunjukkan melalui kegiatan ini. Semoga bibit mangrove yang ditanam dapat tumbuh dengan baik dan memberikan manfaat bagi masyarakat serta generasi mendatang," ujarnya.
Ia berharap, kegiatan serupa terus dilaksanakan dengan melibatkan lebih banyak unsur masyarakat sehingga kesadaran kolektif menjaga lingkungan pesisir semakin meningkat.
Kegiatan penanaman mangrove tersebut juga sejalan dengan komitmen Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan dalam mendukung program yang berorientasi pada kepedulian sosial serta keberlanjutan lingkungan.
Sebagai bagian dari jajaran pemasyarakatan, Rutan Ambon terus berupaya menghadirkan kegiatan yang tidak hanya mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi pemasyarakatan, tetapi juga memberikan manfaat bagi masyarakat dan lingkungan sekitar.
Pewarta: Ode Dedy Lion Abdul AzisEditor : Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.