Ambon (ANTARA) -
Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon, Maluku, memprioritaskan pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) sebagai upaya memperluas akses layanan kesehatan bagi masyarakat miskin dan kelompok rentan yang sering mengalami kendala dalam memperoleh pelayanan medis.
Wali Kota Ambon Bodewin M Wattimena di Ambon, Rabu, mengatakan rencana pembangunan RSUD dilatarbelakangi masih ditemukan kasus warga tidak mendapatkan pelayanan kesehatan secara optimal akibat status kepesertaan BPJS Kesehatan tidak aktif.
“Kita menemukan kasus bahwa banyak masyarakat Kota Ambon yang BPJS-nya tidak aktif sehingga tidak terlayani. Walaupun pada akhirnya bisa terlayani karena pemerintah kota memberikan jaminan, tetapi penanganan kondisi darurat bisa saja terlewatkan,” kata dia.
Dia mengharapkan kehadiran RSUD Kota Ambon menjadi solusi untuk memastikan seluruh warga, khususnya masyarakat kurang mampu, memperoleh pelayanan kesehatan yang layak dan tanpa diskriminasi.
“Saya pikir kalau rumah sakit sudah dibangun, kita prioritaskan masyarakat miskin. Kita punya Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional, yang masuk desil 1 sampai 4, baik yang memiliki BPJS maupun tidak, akan dilayani terlebih dahulu dan itu gratis,” ujarnya.
Bodewin menjelaskan peningkatan kualitas pelayanan kesehatan menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung peningkatan usia harapan hidup masyarakat Kota Ambon yang saat ini telah mencapai 73 tahun.
“Usia harapan hidup 73 tahun dan diharapkan terus meningkat ke depan. Kalau bisa mencapai 80 tahun tentu sangat baik. Caranya dengan mempermudah akses pelayanan kesehatan kepada masyarakat supaya mereka terlayani dengan baik dan tidak ada perlakuan diskriminatif, khususnya bagi kelompok yang termarginalkan,” katanya.
Ia menambahkan pembangunan RSUD juga bagian dari komitmen Pemkot Ambon memperkuat sistem pelayanan kesehatan daerah agar lebih inklusif, mudah dijangkau, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat secara cepat, terutama dalam kondisi darurat.
Untuk mewujudkan rencana tersebut, ia bersama jajaran sebelumnya telah melakukan pertemuan dengan Wakil Menteri Kesehatan Benjamin Paulus Octovianus di Jakarta pada Maret 2026, guna membahas dukungan pemerintah pusat terhadap pembangunan RSUD Kota Ambon.
Pewarta: Winda HermanEditor : Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.