Ambon (ANTARA) -

Perum Bulog Kantor Wilayah Maluku dan Maluku Utara memastikan stok kebutuhan pokok yang tersimpan di gudang-gudang Bulog saat ini dalam kondisi aman dan mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di kedua wilayah hingga empat bulan ke depan.

“Stok yang ada itu bisa mengisi permintaan masyarakat yang ada di dua wilayah tersebut hingga empat bulan ke depan,” kata Pimpinan Perum Bulog Kanwil Maluku dan Maluku Utara Rudy Senawi Tahir, di Ambon, Rabu.

Ia mengatakan, ketersediaan stok yang dimiliki Bulog meliputi beras, gula pasir, minyak goreng, dan jagung pakan ternak yang tersebar di sejumlah gudang Bulog di Maluku dan Maluku Utara.

Untuk komoditas beras, Bulog memiliki stok beras medium sebanyak 10.500 ton dan beras premium sebanyak 500 ton. Persediaan tersebut tersimpan di gudang-gudang Bulog yang berada di Ambon, Tual, Masohi, Saumlaki, serta Ternate.

Selain beras, Bulog juga memiliki stok gula pasir sebanyak 69 ton, minyak goreng sebanyak 31.262 liter, dan jagung pakan ternak sebanyak 99.200 kilogram. Stok minyak goreng tersebut termasuk produk Minyakita yang digunakan untuk membantu menjaga stabilitas harga di pasaran dan mendukung program bantuan pangan.

Rudy mengimbau masyarakat tidak perlu khawatir menghadapi kondisi cuaca yang kurang bersahabat dalam beberapa waktu terakhir karena persediaan kebutuhan pokok yang tersedia saat ini masih sangat mencukupi.

“Memang yang perlu kita antisipasi sekarang ini adalah cuaca yang kurang bersahabat belakangan ini. Karena itu Bulog tetap menjaga ketersediaan stok,” ujarnya.

Menurutnya, Bulog telah melakukan langkah antisipasi dengan memastikan ketersediaan stok dalam jumlah yang memadai untuk berbagai komoditas utama, mulai dari beras, gula pasir, minyak goreng hingga jagung pakan ternak.

“Yang pasti stok yang ada ini, baik beras, gula pasir maupun minyak goreng, dapat memenuhi permintaan masyarakat di dua wilayah tersebut karena tersimpan dengan baik di gudang-gudang milik Bulog Maluku dan Maluku Utara,” ucapnya.



Pewarta: Winda Herman
Editor : Daniel

COPYRIGHT © ANTARA 2026