Ambon (ANTARA) - Komisi IV DPRD Maluku mengusulkan pemisahan manajemen pengelolaan asrama dan pendidikan di SMA Negeri Siwalima Ambon agar guru lebih fokus menjalankan tugas pembelajaran dan pengawasan siswa di asrama lebih optimal.
Ketua Komisi IV DPRD Maluku Saodah Tethol di Ambon, Sabtu (13/6), mengatakan usulan tersebut dinilai penting untuk meningkatkan efektivitas pengawasan siswa sekaligus meringankan beban tugas para guru.
"Langkah ini menjadi usulan kami agar ada pemisahan antara manajemen pengelolaan asrama dengan proses pendidikan karena dinilai penting untuk meningkatkan efektivitas pengawasan siswa sekaligus meringankan beban tugas para guru," katanya.
Menurut dia, guru semestinya lebih memfokuskan diri dalam menjalankan fungsi pendidikan dan pembelajaran tanpa harus dibebani tugas tambahan di luar jam sekolah.
"Pemisahan ini penting agar mereka tidak dibebani tugas sebagai pengasuh asrama, petugas keamanan, atau pengawas kegiatan siswa di luar jam belajar sehingga manajemen asrama dan manajemen pendidikan perlu dipisahkan," tegasnya.
Saodah mengatakan pemisahan manajemen tersebut akan membuat sistem pengelolaan sekolah lebih profesional sehingga proses belajar-mengajar dapat berjalan optimal, sementara pengawasan kehidupan siswa di asrama ditangani oleh manajemen tersendiri.
Komisi IV DPRD Maluku juga menyoroti perubahan skema pembiayaan perlengkapan sekolah bagi siswa SMA Siwalima.
Sebelumnya kebutuhan seragam sekolah ditanggung penuh oleh pemerintah daerah sebanyak lima pasang.
Namun, saat ini skema tersebut mengalami perubahan. Dalam pola baru, orang tua siswa menanggung biaya tiga pasang seragam, sedangkan pemerintah daerah tetap memberikan dukungan berupa dua pasang seragam.
"Seluruh ketentuan terkait pengelolaan sekolah maupun pembiayaan perlengkapan siswa nantinya akan menjadi bagian dari kesepakatan yang harus dipahami dan disetujui oleh orang tua sejak awal pendaftaran," ujarnya.
Ia berharap langkah tersebut dapat mendukung peningkatan kualitas SMA Siwalima sebagai sekolah unggulan yang mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.
Pewarta: Daniel LeonardEditor : Luqman Hakim
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.