Ambon (ANTARA) - Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa mengajak masyarakat di Provinsi Maluku menjaga situasi yang aman, damai, dan penuh persaudaraan selama perhelatan Piala Dunia 2026.

"Marilah kita rayakan riuhnya sukacita Piala Dunia 2026 dengan tetap menjaga ketertiban, kebersamaan, dan perdamaian di antara kita. Pesta sepak bola dunia ini harus menjadi momentum mempererat persaudaraan dan memperkokoh persatuan masyarakat Maluku," kata Hendrik di Ambon, Senin (15/6). 

Menurut dia, antusiasme masyarakat Maluku, khususnya Kota Ambon, dalam menyambut Piala Dunia 2026 menunjukkan kecintaan warga terhadap olahraga sepak bola yang telah mengakar kuat dalam kehidupan sosial masyarakat.

Ia mengatakan perbedaan pilihan tim favorit merupakan hal yang wajar dalam sebuah kompetisi olahraga dan tidak boleh menjadi alasan untuk memicu perpecahan maupun gesekan antarkelompok pendukung.

"Saya sendiri memfavoritkan tim Argentina, sementara istri saya memfavoritkan tim Brasil. Meskipun berbeda pilihan, kami tetap harmonis. Karena itu saya mengajak seluruh masyarakat agar menjadikan perbedaan dukungan sebagai bagian dari kegembiraan dan warna-warni pesta sepak bola dunia," ujarnya.

Hendrik menegaskan para penggemar sepak bola dapat mengekspresikan dukungan kepada tim favorit masing-masing secara positif dan tetap menjunjung tinggi nilai sportivitas serta saling menghormati.

"Fans boleh berbeda, tetapi mari rayakan pesta sepak bola ini dengan gembira, penuh rasa persaudaraan dan saling menghargai. Jangan sampai euforia yang ada justru mengganggu ketertiban umum atau merusak hubungan baik yang selama ini terjalin di tengah masyarakat," katanya.

Ia berharap semangat kebersamaan yang tercermin dalam berbagai kegiatan masyarakat selama Piala Dunia berlangsung dapat terus dijaga.

"Mari kita kokohkan persatuan untuk Maluku yang lebih baik. Jadikan Piala Dunia sebagai sarana mempererat silaturahmi, memperkuat solidaritas sosial, dan menunjukkan kepada dunia bahwa masyarakat Maluku mampu merayakan perbedaan dengan penuh kedewasaan dan kegembiraan," katanya.



Pewarta: Ode Dedy Lion Abdul Azis
Editor : Luqman Hakim

COPYRIGHT © ANTARA 2026