Ambon (ANTARA) - PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Maluku dan Maluku Utara melalui Unit PLN Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Ambon memastikan ketersediaan pasokan listrik selama pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) XXXI Tingkat Provinsi Maluku Tahun 2026 yang berlangsung pada tanggal 22–28 Juni 2026 di Kota Ambon.Tilawatil Qur'an (MTQ) XXXI Tingkat Provinsi Maluku Tahun 2026 yang berlangsung pada 22–28 Juni 2026 di Kota Ambon.
Kegiatan yang mempertemukan kafilah, tokoh agama, pemerintah daerah, dan masyarakat dari seluruh kabupaten dan kota di Maluku tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat syiar Islam, membangun karakter generasi muda, serta mempererat persatuan masyarakat Maluku. Untuk itu,
“PLN menyiapkan sistem kelistrikan yang andal agar seluruh rangkaian kegiatan dapat berlangsung dengan aman dan nyaman,” kata General Manager PLN UIW Maluku dan Maluku Utara, Noer Soeratmoko.General Manager PLN UIW Maluku dan Maluku Utara, Noer Soeratmoko.
Dikatakannya, PLN tidak hanya berperan sebagai penyedia listrik, tetapi juga menjadi bagian dari upaya mendukung kegiatan sosial, keagamaan, dan pembangunan daerah yang memberikan manfaat luas bagi masyarakat.
“Listrik yang andal memungkinkan masyarakat dapat beribadah, belajar, berkumpul, dan mengikuti kegiatan keagamaan dengan nyaman. Oleh karena itu, PLN berkomitmen memastikan pasokan listrik tetap terjaga selama pelaksanaan MTQ sebagai bentuk dukungan kami terhadap penguatan nilai-nilai keagamaan, persatuan, dan pembangunan sumber daya daya di Maluku,” ujar Noer.MTQ sebagai bentuk dukungan kami terhadap penguatan nilai-nilai keagamaan, persatuan, dan pembangunan sumber daya manusia di Maluku," ujar Noer.
Sebagai bentuk kesiapan, PLN UP3 Ambon melakukan pemeriksaan menyeluruh pada sistem distribusi listrik, melakukan pemantauan kondisi jaringan secara intensif, serta menyiagakan personel teknis selama pelaksanaan kegiatan.
PLN juga menyiapkan UPS berkapasitas 250 kVA sebagai sistem pendukung untuk menjaga kontinuitas pasokan listrik di lokasi utama penyelenggaraan MTQ.UPS berkapasitas 250 kVA sebagai sistem pendukung untuk menjaga kontinuitas suplai listrik pada lokasi utama penyelenggaraan MTQ.
Manajer PLN UP3 Ambon, Ramli Malawat, menjelaskan, seluruh langkah pengamanan dilakukan untuk memastikan masyarakat dan peserta dapat mengikuti setiap rangkaian kegiatan tanpa terganggu oleh kendala kelistrikan.Manager PLN UP3 Ambon, Ramli Malawat, menjelaskan, seluruh langkah pengamanan dilakukan untuk memastikan masyarakat dan peserta dapat mengikuti setiap rangkaian kegiatan tanpa terganggu oleh kendala kelistrikan.
“Kami ingin seluruh peserta dan masyarakat yang hadir dapat fokus mengikuti rangkaian MTQ dengan nyaman. Oleh karena itu, PLN menyiapkan personel siaga, melakukan sistem pemantauan selama 24 jam, serta menyiapkan pasokan cadangan guna memastikan pasokan listrik tetap terjaga sepanjang kegiatan berlangsung,” kata Ramli.MTQ dengan nyaman. Karena itu, PLN menyiapkan personel siaga, melakukan pemantauan sistem selama 24 jam, serta menyiapkan suplai cadangan guna memastikan keandalan pasokan listrik tetap terjaga sepanjang kegiatan berlangsung," kata Ramli.
Keandalan pasokan listrik menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung terselenggaranya MTQ, mulai dari kegiatan pembukaan, perlombaan, hingga berbagai agenda pendukung lainnya yang melibatkan ribuan peserta dan pengunjung.MTQ, mulai dari kegiatan pembukaan, perlombaan, hingga berbagai agenda pendukung lainnya yang melibatkan ribuan peserta dan pengunjung.
Melalui dukungan kelistrikan yang andal, PLN berharap dapat memberikan kontribusi nyata bagi lancarnya penyelenggaraan MTQ XXXI Tingkat Provinsi Maluku Tahun 2026, sekaligus memperkuat peran PLN sebagai perusahaan yang terus hadir melayani kebutuhan masyarakat dan mendukung pembangunan daerah di Maluku.MTQ XXXI Tingkat Provinsi Maluku Tahun 2026, sekaligus memperkuat peran PLN sebagai perusahaan yang terus hadir melayani kebutuhan masyarakat dan mendukung pembangunan daerah di Maluku.
Pewarta: Penina Fiolana MayautEditor : Luqman Hakim
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.