Ambon (ANTARA) - Kodam XV/Pattimura memastikan keamanan pembangunan Proyek Strategis Nasional (PSN) Blok Masela di Provinsi Maluku guna mendukung kelancaran investasi serta menjaga stabilitas wilayah selama proyek itu berlangsung.

Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) XV/Pattimura Letkol Inf Adi Swastika di Ambon, Rabu, mengatakan kehadiran TNI dalam mendukung pembangunan Blok Masela tidak hanya berfokus pada pengamanan aset negara, tetapi juga menciptakan situasi yang aman dan kondusif bagi masyarakat dan investor.

"Kami hadir untuk menciptakan suasana yang aman dan kondusif agar investasi berjalan lancar. Keamanan merupakan salah satu faktor penting dalam mendukung keberhasilan pembangunan Proyek Strategis Nasional seperti Blok Masela," katanya.

Menurut dia, Blok Masela yang berada di perairan selatan Maluku itu merupakan salah satu proyek energi terbesar di Indonesia dan diproyeksikan menjadi tulang punggung ekonomi masa depan, khususnya bagi kawasan timur Indonesia.

Proyek yang dikenal sebagai pengembangan lapangan gas alam "abadi" itu diharapkan mampu memberikan kontribusi besar terhadap penerimaan negara sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui pembangunan infrastruktur, peningkatan akses energi, dan penciptaan lapangan kerja.

Letkol Adi menjelaskan pendekatan yang dilakukan Kodam XV/Pattimura dalam mendukung proyek tersebut mengedepankan pembinaan teritorial yang humanis dengan melibatkan masyarakat secara aktif.

Melalui berbagai kegiatan sosial dan komunikasi langsung dengan warga, TNI berupaya membangun pemahaman bersama mengenai manfaat strategis pembangunan Blok Masela bagi daerah dan masyarakat setempat.

"Perbaikan jalan, perbaikan rumah masyarakat, serta penyuluhan rutin terus kami lakukan. Kami ingin masyarakat memahami bahwa Blok Masela adalah milik bersama yang manfaatnya dapat dirasakan oleh seluruh rakyat," ujarnya.

Ia mengatakan komunikasi yang intensif antara pemerintah, TNI, pihak pengelola proyek, dan masyarakat menjadi faktor penting untuk mencegah munculnya kesalahpahaman maupun potensi konflik selama proses pembangunan berlangsung.

Di sisi lain, pengembangan Blok Masela juga mulai membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat sekitar melalui penyediaan lapangan kerja dan program pelatihan keterampilan bagi tenaga kerja lokal.

Selain itu, pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) didorong untuk berpartisipasi sebagai mitra dalam memenuhi kebutuhan operasional proyek sehingga manfaat ekonomi dapat dirasakan secara lebih luas.

Kapendam menegaskan TNI siap menjadi jembatan yang menjaga keseimbangan antara kepentingan pembangunan nasional dan aspirasi masyarakat di wilayah terdampak.

"TNI siap menjadi jembatan yang menjaga keseimbangan kepentingan negara dan harapan warga. Kami ingin Blok Masela menjadi simbol kebangkitan Maluku dan membawa manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat," kata dia.

Dengan dukungan keamanan yang terjaga dan sinergi seluruh pemangku kepentingan, menurut dia, pembangunan Blok Masela diharapkan dapat berjalan sesuai rencana dan menjadi penggerak utama pertumbuhan ekonomi Maluku serta kawasan timur Indonesia.

 



Pewarta: Ode Dedy Lion Abdul Azis
Editor : Daniel

COPYRIGHT © ANTARA 2026