Ambon (ANTARA) -

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Maluku menggandeng perbankan untuk memperluas edukasi keuangan kepada masyarakat melalui kegiatan Training of Trainers bagi Duta Literasi Keuangan Pelaku Usaha Jasa Keuangan (PUJK) Perbankan dalam rangka Bulan Literasi Keuangan 2026.

“Kegiatan tersebut bertujuan memperkuat peran pegawai bank sebagai Duta Literasi Keuangan dalam menyebarluaskan edukasi keuangan yang sehat, aman, dan inklusif kepada masyarakat di berbagai wilayah di Maluku,” kata Kepala Kantor OJK Maluku Haramin Billady, di Ambon, Kamis.

Sebagai Duta Literasi Keuangan di masing-masing PUJK, para pegawai perbankan tidak hanya bertugas melayani nasabah, tetapi juga berperan sebagai penyuluh produk dan layanan keuangan, agen pelindungan konsumen, serta penggerak inklusi keuangan di tengah masyarakat.

“Melalui pelatihan ini, para peserta dibekali kemampuan untuk menyampaikan informasi keuangan yang mudah dipahami sehingga masyarakat dapat mengambil keputusan keuangan secara tepat dan bertanggung jawab,” ujarnya.

OJK Maluku menilai setiap edukasi yang diberikan kepada masyarakat merupakan investasi jangka panjang dalam mendorong kesejahteraan yang berkelanjutan dan meningkatkan ketahanan finansial masyarakat.

Karena itu, OJK Maluku bersama seluruh PUJK Perbankan berkomitmen untuk terus meningkatkan literasi dan inklusi keuangan guna mewujudkan masyarakat yang semakin cerdas, bijak, dan berdaya secara finansial.

Selain memperkuat pemahaman masyarakat terhadap produk dan layanan keuangan, edukasi yang masif juga diharapkan mampu meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai bentuk penipuan dan investasi ilegal yang masih marak terjadi.

“Dengan pemahaman yang baik, masyarakat dapat lebih terlindungi dalam mengelola keuangan dan memilih layanan keuangan yang sesuai kebutuhan,” ucapnya.

Melalui sinergi yang berkelanjutan antara OJK dan industri perbankan, program literasi keuangan juga diharapkan dapat menjangkau lebih banyak lapisan masyarakat, termasuk kelompok pelajar, pelaku UMKM, serta masyarakat di daerah terpencil, sehingga manfaat inklusi keuangan dapat dirasakan secara merata di seluruh wilayah Maluku.



Pewarta: Winda Herman
Editor : Daniel

COPYRIGHT © ANTARA 2026