Ambon (ANTARA) - Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Maluku menggandeng SKK Migas dan PT INPEX Masela menghadirkan akses air bersih bagi masyarakat Desa Lermatang, Kecamatan Tanimbar Selatan, Kabupaten Kepulauan Tanimbar.
Air bersih disalurkan melalui program pendistribusian air bersih dan bantuan pemasangan pipa penyaluran air.
“Program penyediaan air bersih tersebut menjadi bagian dari rangkaian kunjungan kerja Forkopimda Maluku di Kabupaten Kepulauan Tanimbar, yang merupakan salah satu wilayah strategis pengembangan sektor energi nasional melalui Proyek LNG Abadi Blok Masela,” kata Kapolda Maluku Irjen Pol Dadang Hartanto, di Ambon, Sabtu.
Program tersebut merupakan wujud kolaborasi antara Pemerintah Provinsi Maluku, TNI-Polri, SKK Migas, dan PT INPEX Masela dalam memenuhi kebutuhan dasar masyarakat sekaligus mendukung pemerataan pembangunan hingga wilayah terluar Indonesia.
Ia menegaskan, investasi strategis di daerah harus memberikan manfaat langsung bagi masyarakat di sekitar wilayah operasional.
"Pembangunan dan investasi strategis yang hadir di Maluku harus mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Kehadiran negara tidak boleh berhenti pada pembangunan infrastruktur atau investasi semata, tetapi harus dapat dirasakan langsung oleh warga melalui peningkatan kesejahteraan dan pemenuhan kebutuhan dasar, salah satunya akses terhadap air bersih," ujarnya.
Menurut Kapolda, akses terhadap air bersih merupakan kebutuhan dasar yang berkaitan erat dengan kesehatan masyarakat, kualitas hidup keluarga, serta produktivitas ekonomi. Karena itu, kolaborasi lintas sektor menjadi langkah penting untuk memastikan pembangunan berjalan secara inklusif dan berkeadilan.
Ia menilai sinergi antara Forkopimda Maluku, SKK Migas, dan PT INPEX Masela menjadi contoh bahwa investasi sektor energi dapat berjalan beriringan dengan program pemberdayaan masyarakat.
"Kami mengapresiasi komitmen SKK Migas dan PT INPEX Masela yang tidak hanya berorientasi pada pembangunan sektor energi nasional, tetapi juga turut berkontribusi dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Ini menjadi bukti bahwa investasi dapat tumbuh berdampingan dengan kepentingan sosial dan kemanusiaan," katanya.
Kapolda menambahkan, wilayah terluar seperti Kabupaten Kepulauan Tanimbar harus menjadi bagian penting dalam agenda pembangunan nasional.
Oleh karena itu, seluruh pemangku kepentingan perlu terus memperkuat kolaborasi agar masyarakat memperoleh akses yang setara terhadap layanan dasar dan hasil pembangunan.
Sementara itu, Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa mengatakan, penyediaan akses air bersih merupakan bentuk nyata kehadiran pemerintah dalam menjawab kebutuhan masyarakat sekaligus memperkuat manfaat pembangunan yang berkelanjutan.
Melalui bantuan pemasangan pipa penyaluran air bersih di Desa Lermatang, diharapkan sistem distribusi air dapat berjalan lebih optimal dan berkelanjutan sehingga manfaatnya dapat dirasakan masyarakat dalam jangka panjang.
Kolaborasi antara Forkopimda Maluku, SKK Migas, dan PT INPEX Masela tersebut menjadi simbol sinergi pemerintah, aparat keamanan, dan sektor industri dalam mendukung pembangunan yang berorientasi pada kepentingan masyarakat.
Di tengah percepatan pembangunan sektor energi nasional, penyediaan akses air bersih di Tanimbar menunjukkan bahwa investasi tidak hanya memberikan nilai ekonomi, tetapi juga menghadirkan manfaat sosial yang nyata bagi masyarakat di wilayah terluar Indonesia.
Pewarta: Winda HermanEditor : Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.