Ambon (ANTARA) -

Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Maluku optimistis Panen Raya Musim Tanam (MT) I di Negeri Administratif Waiasih, Kecamatan Seram Utara Timur Kobi, Kabupaten Maluku Tengah, menjadi momentum memperkuat ketahanan pangan sekaligus meningkatkan produksi padi di daerah tersebut.

“Panen raya ini menjadi bukti bahwa kerja sama antara pemerintah, penyuluh, dan petani mampu menghasilkan produksi yang baik. Kami berharap seluruh bantuan yang diberikan dapat dimanfaatkan secara optimal untuk meningkatkan produktivitas, menekan kehilangan hasil panen, serta mendukung terwujudnya swasembada pangan yang berkelanjutan di Maluku,” kata Kepala BRMP Maluku Gunawan, di Ambon, Senin.

Panen raya dilakukan di lahan seluas 40 hektare dengan varietas Inpari 43 yang menghasilkan rata-rata 5 ton Gabah Kering Panen (GKP) per hektare. Kecamatan Seram Utara Timur Kobi sendiri merupakan salah satu sentra produksi padi di Maluku dengan luas baku sawah mencapai 3.631 hektare.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Maluku Tengah menyerahkan berbagai bantuan dari Kementerian Pertanian berupa 10 unit combine harvester, 10 unit mesin perontok padi, vertical dryer padi berkapasitas 10 ton, vertical dryer jagung berkapasitas 6 ton, serta bantuan benih padi untuk mendukung peningkatan produktivitas pertanian.

Gunawan berharap, seluruh bantuan yang telah disalurkan dapat dimanfaatkan secara optimal guna meningkatkan hasil produksi dan kesejahteraan petani.

Menurutnya, panen raya di Waiasih menjadi langkah awal yang memperkuat optimisme terhadap peningkatan produksi padi di Maluku sekaligus mempererat kolaborasi antara pemerintah dan petani dalam mewujudkan sektor pertanian yang maju, modern, dan berdaya saing.

Gunawan menambahkan, keberhasilan panen di Waiasih diharapkan dapat menjadi contoh bagi sentra produksi padi lainnya di Maluku untuk terus meningkatkan produktivitas melalui penerapan teknologi budidaya, penggunaan benih unggul, serta pemanfaatan alat dan mesin pertanian secara optimal.

Menurutnya, BRMP Maluku akan terus memperkuat pendampingan dan kolaborasi dengan pemerintah daerah, penyuluh, serta kelompok tani agar peningkatan produksi padi dapat berlangsung secara berkelanjutan dan memberikan kontribusi nyata terhadap penguatan ketahanan pangan di Provinsi Maluku.



Pewarta: Winda Herman
Editor : Daniel

COPYRIGHT © ANTARA 2026