Ambon (ANTARA) - Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa mengajak lulusan Universitas Islam Negeri (UIN) Abdul Muthalib Sangadji (AM Sangadji) Ambon untuk meningkatkan kapasitas dan kemampuan beradaptasi dengan perkembangan teknologi di era Society 5.0 menuju Indonesia Emas 2045.
"Generasi muda, khususnya lulusan perguruan tinggi, harus mampu memanfaatkan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi tanpa meninggalkan nilai-nilai moral, agama, dan budaya. Itulah modal penting untuk menghadapi era Society 5.0 sekaligus berkontribusi bagi pembangunan daerah dan bangsa," kata Hendrik Lewerissa saat menghadiri Sidang Senat Terbuka Luar Biasa Wisuda Sarjana dan Magister Angkatan II Periode I Tahun 2026 di Auditorium UIN AM Sangadji Ambon, Kamis.
Menurut dia, transformasi digital telah mengubah berbagai sektor kehidupan sehingga lulusan perguruan tinggi dituntut tidak hanya memiliki kompetensi akademik, tetapi juga kemampuan berinovasi, berpikir kritis, dan menyelesaikan persoalan di tengah masyarakat.
Ia menilai tema wisuda yang mengangkat integrasi keislaman, ilmu pengetahuan, teknologi, dan kebudayaan relevan dengan tantangan pembangunan saat ini, karena kemajuan teknologi perlu diimbangi dengan karakter yang kuat dan etika yang baik.
Hendrik menjelaskan terdapat tiga aspek yang perlu menjadi perhatian para lulusan dalam menghadapi era Society 5.0. Pertama, mengintegrasikan nilai-nilai keislaman dengan ilmu pengetahuan dan teknologi agar pemanfaatan teknologi tetap berlandaskan moral dan etika.
Kedua, menjaga serta memperkuat budaya lokal sebagai identitas daerah di tengah derasnya arus globalisasi dan perkembangan teknologi informasi.
Ketiga, membangun karakter sebagai generasi yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga memiliki akhlak mulia dan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
"Buktikan kepada masyarakat bahwa kehadiran Saudara memberikan dampak nyata. Jadilah solusi atas berbagai persoalan di lingkungan sekitar, bukan menjadi bagian dari masalah," ujarnya.
Ia menambahkan, pembangunan menuju Indonesia Emas 2045 membutuhkan sumber daya manusia yang adaptif terhadap perubahan, memiliki daya saing global, sekaligus tetap berakar pada nilai-nilai kebangsaan dan budaya daerah.
Oleh karena itu, lulusan perguruan tinggi diharapkan mampu menciptakan inovasi, membuka peluang usaha, mengembangkan riset, serta mengambil peran dalam mendorong kemajuan ekonomi dan sosial di Maluku.
Pada wisuda tersebut, UIN AM Sangadji Ambon mengukuhkan 355 lulusan yang terdiri atas 18 lulusan program magister (S2) dan 337 lulusan program sarjana (S1). Para lulusan berasal dari Fakultas Syariah sebanyak 28 orang, Fakultas Ushuluddin dan Dakwah 24 orang, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan 173 orang, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam 104 orang, serta Fakultas Komunikasi, Sains, dan Informatika delapan orang.
Gubernur berharap para lulusan terus meningkatkan kompetensi, berinovasi, dan mengambil peran aktif dalam pembangunan daerah sehingga mampu mendukung terwujudnya Maluku yang maju, adil, dan sejahtera sebagai bagian dari pencapaian visi Indonesia Emas 2045.
Pewarta: Ode Dedy Lion Abdul AzisEditor : Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.