Ambon (ANTARA) - Balai Besar Penerapan dan Modernisasi Pertanian (BBRMP) Maluku menargetkan luas tambah tanam (LTT) Program Pompanisasi dan Advanced Agriculture System (PM AAS) seluas 1.890 hektare di Kabupaten Maluku Tengah.
“Target tersebut merupakan bagian dari upaya mendukung capaian LTT Provinsi Maluku yang ditetapkan seluas 4.114 hektare,” kata Kepala BBRMP Maluku Gunawan, di Ambon, Minggu.
Penanaman perdana PM AAS dilaksanakan di Desa Paa Karlutu, Kecamatan Seram Utara Barat.
Kegiatan ini melibatkan petani, penyuluh, petugas Pengendali Organisme Pengganggu Tumbuhan(POPT), serta Brigade Pangan (BP) dan dihadiri sejumlah pemangku kepentingan dari tingkat provinsi maupun kabupaten.
Turut hadir Kepala BBRMP Ambon sekaligus Penanggung Jawab Swasembada Pangan Kabupaten Maluku Tengah, Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Maluku Tengah beserta jajaran, perwakilan Dinas Pertanian Provinsi Maluku, Kepala Balai Pengawasan dan Sertifikasi Benih (BPSB), Kepala Balai Proteksi Tanaman Pangan dan Hortikultura (BPTPH), serta unsur TNI melalui Babinsa setempat.
Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Maluku Tengah Arsad Slamet, mengatakan Program PM AAS bertujuan meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus mendongkrak pendapatan petani.
“Penting juga kolaborasi seluruh pihak agar target program dapat tercapai,” ucapnya.
Pada kesempatan tersebut juga diserahkan dua unit power thresher kepada dua kelompok tani sebagai bentuk dukungan Kementerian Pertanian dalam meningkatkan efisiensi pascapanen dan mendukung peningkatan produksi pertanian di Kabupaten Maluku Tengah.
Pewarta: Winda HermanEditor : Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.