Ambon, Maluku (ANTARA) -

Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BBRMP) Maluku memonitoring progres pekerjaan cetak sawah seluas 141 hektare di Dusun Waekudal, Negeri Batu Asa, Kecamatan Werinama, Kabupaten Seram Bagian Timur, sebagai bagian dari upaya mendukung program swasembada pangan nasional.

"Hasil pemantauan menunjukkan progres pekerjaan cetak sawah telah mencapai 34,5 hektare atau 24 persen dari target 141 hektare," kata Kepala BBRMP Maluku Gunawan di Ambon, Selasa.

Kegiatan monitoring dan evaluasi tersebut melibatkan tim lintas instansi yang terdiri atas BBRMP Maluku, BPLIP Kelas II Mataram, Topdam XVI/Pattimura, dosen Universitas Pattimura, Kodim 1502/Masohi, dan Koramil 1502-07/Werinama.

Selain mengevaluasi perkembangan fisik pekerjaan, tim juga memberikan pendampingan dan masukan teknis guna memastikan pelaksanaan kegiatan sesuai standar serta dapat mendukung terbentuknya lahan pertanian produktif di wilayah tersebut.

"Lahan sawah yang sedang dibangun nantinya akan dikelola oleh tujuh kelompok tani sebagai sentra produksi pangan baru di Kabupaten Seram Bagian Timur," ujarnya.

BBRMP Maluku berharap, program cetak sawah tersebut dapat meningkatkan luas tambah tanam dan produktivitas pertanian, sekaligus memperkuat ketahanan pangan di daerah.

“Program cetak sawah juga menjadi bagian dari upaya pemerintah membuka lahan pertanian baru untuk mendukung peningkatan produksi padi dan mengurangi ketergantungan terhadap pasokan pangan dari luar daerah,” ucap Gunawan.

BBRMP Maluku menyatakan, akan terus melakukan pendampingan bersama instansi terkait hingga pekerjaan selesai agar lahan yang dibangun dapat segera dimanfaatkan oleh kelompok tani dan memberikan manfaat bagi peningkatan kesejahteraan petani serta mendukung target swasembada pangan nasional.



Pewarta: Winda Herman
Editor : Daniel

COPYRIGHT © ANTARA 2026