Ambon, Maluku (ANTARA) - Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon, Maluku, merancang pendapatan daerah pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2027 sebesar Rp1,13 triliun, dengan belanja daerah dialokasikan Rp1,07 triliun.

Rancangan tersebut disepakati Pemerintah Kota Ambon bersama DPRD Kota Ambon melalui penandatanganan kesepakatan Kebijakan Umum APBD (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) APBD 2027 di Baileo Rakyat Ambon.

"Kita sudah berusaha mengikuti mekanisme yang berlaku dan telah dilakukan kesepakatan. Proses selanjutnya tinggal dilanjutkan dalam penyusunan RKA dan penyampaian RAPBD ke DPRD," kata Wali Kota Ambon Bodewin M Wattimena di Ambon, Maluku, Rabu.

Ia mengatakan kesepakatan KUA dan PPAS tersebut selanjutnya menjadi dasar untuk melanjutkan tahapan penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) serta penyampaian Rancangan APBD (RAPBD) kepada DPRD.

Ia menjelaskan, berdasarkan ketentuan Pasal 90 Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah, Pemkot Ambon telah menyampaikan rancangan KUA dan PPAS APBD 2027 dalam rapat paripurna DPRD pada 29 Juli 2026.

Menurut dia, pembahasan rancangan kebijakan umum dan prioritas plafon anggaran sementara dilakukan secara cermat dan terperinci untuk memastikan program dan kegiatan yang masuk dalam APBD benar-benar berkualitas, adaptif, dan responsif terhadap kebutuhan pembangunan daerah.

"Kami menyadari sungguh bahwa proses pembahasan terhadap kebijakan umum maupun prioritas plafon anggaran sementara APBD Tahun Anggaran 2027 telah dilakukan dengan berhati-hati, cermat, dan sangat detail," ujarnya.

Bodewin mengatakan pembangunan daerah pada 2027 merupakan pelaksanaan tahun ketiga Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Ambon 2025-2030.

Pembangunan tersebut diarahkan pada percepatan transformasi digital dan pengembangan ekonomi kreatif guna mewujudkan Ambon yang berdaya saing.

"Secara teknis arah kebijakan dijabarkan dalam 17 program prioritas yang menjadi acuan dalam penyusunan program pembangunan setiap tahunnya," katanya.

Dalam rancangan APBD 2027, pendapatan daerah ditetapkan sebesar Rp1.134.493.967.477. Sementara itu, belanja daerah dirancang sebesar Rp1.078.743.967.477 dan pembiayaan daerah sebesar Rp55.750.000.000.

Bodewin berharap tahapan penyusunan APBD 2027 dapat berjalan sesuai mekanisme sehingga program pembangunan yang telah ditetapkan dapat dilaksanakan secara efektif dan memberikan dampak bagi masyarakat Kota Ambon.



Pewarta: Winda Herman
Editor : Daniel

COPYRIGHT © ANTARA 2026