Ambon (ANTARA) - Satuan Brimob Polda Maluku memperkuat kemampuan personel dalam pencarian, pertolongan, dan evakuasi korban bencana melalui latihan Search and Rescue (SAR) yang digelar di Mako Satuan Brimob Polda Maluku.

“Latihan yang diikuti seluruh personel Batalyon A Pelopor tersebut menjadi bagian dari pembinaan kemampuan untuk memastikan personel memiliki kesiapan fisik, keterampilan teknis, serta kemampuan bekerja dalam tim saat menghadapi situasi darurat,” kata Danyon A Pelopor Satuan Brimob Polda Maluku Kompol Ahmad Hi. Saleh, di Ambon, Rabu.

Dalam latihan itu, personel mendapatkan materi teori dan praktik yang meliputi teknik dasar SAR, prosedur pencarian dan pertolongan, teknik evakuasi korban, serta koordinasi antarpersonel dalam operasi penyelamatan.

Ia mengatakan, latihan SAR penting untuk menjaga kemampuan operasional personel agar selalu siap digerakkan ketika terjadi bencana maupun keadaan darurat.

“Latihan ini bertujuan untuk memastikan setiap personel Brimob memiliki kemampuan dan kesiapan yang optimal dalam melaksanakan tugas-tugas kemanusiaan, khususnya pada saat terjadi bencana maupun situasi darurat yang membutuhkan tindakan pencarian dan pertolongan secara cepat dan tepat,” ujarnya.

Menurut Ahmad, kemampuan SAR harus terus diasah melalui latihan secara berkelanjutan. Dengan sumber daya manusia yang terlatih, personel diharapkan mampu memahami tugas, bertindak sesuai prosedur, dan memberikan pertolongan secara cepat serta tepat kepada masyarakat.

Sementara itu, Dansat Brimob Polda Maluku Kombes Pol Tedy Purnanto mengatakan kesiapan menghadapi bencana merupakan bagian dari tanggung jawab Polri dalam memberikan perlindungan dan pelayanan kepada masyarakat.

“Maluku memiliki karakteristik wilayah yang membutuhkan kesiapan dan kemampuan respons yang baik dalam menghadapi berbagai kemungkinan situasi darurat. Personel harus selalu siap, terlatih, dan mampu bertindak cepat, tepat, serta terukur,” katanya.

Ia menegaskan latihan SAR tidak boleh sekadar menjadi kegiatan rutin, tetapi harus menjadi sarana untuk meningkatkan profesionalisme, kemampuan individu dan tim, serta kesiapan operasional personel ketika menghadapi kondisi darurat di lapangan.

Melalui latihan tersebut, Batalyon A Pelopor Satuan Brimob Polda Maluku diharapkan semakin siap melaksanakan operasi pencarian, pertolongan, dan evakuasi, baik secara mandiri maupun melalui koordinasi dengan pemangku kepentingan terkait.



Pewarta: Winda Herman
Uploader : Moh Ponting

COPYRIGHT © ANTARA 2026