Ambon (ANTARA) - Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BBRMP) Maluku menargetkan pengembangan padi melalui metode Pertanian Modern Berbasis Aplikasi Agro Solution (PM-AAS) seluas 148 hektare di Negeri Administratif Way Asih, Kecamatan Seram Utara Timur Kobi, Kabupaten Maluku Tengah.
“Dalam kegiatan penanaman tersebut, digunakan benih bantuan pemerintah varietas Inpari 32 yang diharapkan dapat mendukung peningkatan produktivitas tanaman padi di wilayah tersebut,” kata Kepala BBRMP Maluku Gunawan di Ambon, Jumat.
Kepala BBRMP Maluku melakukan penanaman PM-AAS di Way Asih, sekaligus menyosialisasikan metode tersebut kepada 42 peserta yang terdiri atas petani dan pemangku kepentingan terkait.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Maluku Tengah, ketua kelompok kerja, penyuluh pertanian, petugas Pengendali Organisme Pengganggu Tumbuhan (POPT), kepala desa, para petani, serta mahasiswa KKN dari Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta.
“Sosialisasi PM-AAS dilakukan untuk memberikan pemahaman kepada petani mengenai penerapan metode pertanian tersebut dalam proses budidaya padi,” ujarnya.
Pengembangan PM-AAS di Way Asih diharapkan dapat mendorong penerapan teknologi dan inovasi pertanian sekaligus meningkatkan produktivitas padi serta mendukung penguatan produksi pangan di Kabupaten Maluku Tengah.
Melalui pendampingan dan penerapan metode budidaya yang tepat, petani diharapkan mampu mengoptimalkan lahan yang tersedia serta meningkatkan hasil produksi secara berkelanjutan.
Pewarta: Winda HermanUploader : Moh Ponting
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.