Ambon (ANTARA) - Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon, Maluku, menyiapkan bantuan logistik bagi warga terdampak bentrok antara Desa Lisabata dan Desa Patahuwe, Kecamatan Taniwel, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), Maluku.
“Saya kira tidak terlalu mahal, paling beras dan kebutuhan pokok lainnya. Terpenting bisa sedikit meringankan beban ekonomi para korban,” kata Wali Kota Ambon Bodewin M Wattimena, di Ambon, Senin.
Ia mengatakan, bantuan tersebut akan disalurkan melalui Dinas Sosial (Dinsos) Kota Ambon untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar warga yang terdampak konflik.
Ia mengaku, Pemkot Ambon juga sudah berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan penanganan warga terdampak dapat dilakukan secara aman dan tepat sasaran.
Bodewin menyatakan, bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian Pemkot Ambon terhadap warga yang terdampak konflik di Kabupaten SBB.
Ia juga mengajak masyarakat di Maluku untuk menjaga situasi tetap kondusif dan tidak terprovokasi oleh informasi yang dapat memperkeruh keadaan.
“Mari kita jaga Ambon dan Maluku pada umumnya tetap aman dan damai serta terus menjaga hubungan orang basudara,” ujarnya.
Diketahui, konflik antara pemuda Desa Lisabata dan Desa Patahuwe, Kecamatan Taniwel, Kabupaten SBB, pecah pada Jumat (11/9).
Dalam peristiwa tersebut, sebanyak 27 rumah warga dan satu unit sepeda motor dilaporkan terbakar. Empat warga dari salah satu desa yang bertikai juga dilaporkan mengalami luka akibat terkena tembakan senjata angin.
Hingga perkembangan terakhir, situasi keamanan di wilayah Taniwel masih aman dan terkendali. Pengamanan oleh TNI-Polri terus diperkuat, sementara proses penyelidikan Polres SBB dengan dukungan Polda Maluku masih berlangsung.
Pewarta: Winda HermanEditor : Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.