Ambon (ANTARA) - Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BBRMP) Maluku mengembangkan ubi kayu di Instalasi Pengujian dan Penerapan Modernisasi Pertanian (IP2MP) Makariki, Kabupaten Maluku Tengah, dengan target penanaman seluas tiga hektare.

Kepala BBRMP Maluku Gunawan di Ambon, Rabu, mengatakan pengembangan tersebut dilakukan melalui monitoring kegiatan teknis sekaligus identifikasi potensi penerimaan negara bukan pajak (PNBP) Tahun Anggaran 2026.

"Evaluasi dilakukan melalui monitoring kegiatan teknis dan identifikasi potensi Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) Tahun Anggaran 2026," katanya.

Ia mengatakan tim juga meninjau perkembangan kegiatan diseminasi standar instrumen pertanian serta pemanfaatan sarana dan prasarana pendukung di IP2MP Makariki.

"Tim meninjau langsung perkembangan kegiatan diseminasi standar instrumen pertanian serta pemanfaatan sarana dan prasarana pendukung di lokasi," ujarnya.

Dari target penanaman ubi kayu seluas tiga hektare, ia menyebut saat ini telah terealisasi dua hektare. Lahan tersebut berpotensi menghasilkan nilai sekitar Rp20 juta per hektare.

Selain ubi kayu, kegiatan di IP2MP Makariki mencakup pengelolaan benih padi varietas Pajajaran yang sedang dijemur serta pemanfaatan sekam bakar untuk mendukung kegiatan pertanian.

Kepala KP Makariki Paulus Kakiary mengatakan pengelolaan lahan dan sarana pertanian terus dilakukan untuk mendukung pengembangan kegiatan pertanian di lokasi tersebut.

Menurut dia, evaluasi juga mencakup kondisi sarana dan prasarana serta potensi pengelolaan aset untuk mendukung kegiatan pengujian dan penerapan modernisasi pertanian di IP2MP Makariki.



Pewarta: Winda Herman
Editor : Luqman Hakim

COPYRIGHT © ANTARA 2026