Ambon (ANTARA) - Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BBRMP) Maluku memastikan jaringan irigasi tersier di sejumlah lokasi penerima bantuan di Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) dapat mendukung pengairan lahan pertanian melalui kegiatan monitoring dan evaluasi.

“Peninjauan meliputi pembangunan dan pemeliharaan saluran, kondisi fisik jaringan, serta pemanfaatannya dalam mendukung pengairan lahan pertanian di lokasi penerima bantuan,” kata Kepala BBRMP Maluku Gunawan di Ambon, Selasa.

Monitoring dilakukan BBRMP Maluku melalui Utoyo dan Fitman bersama penyuluh pertanian setempat. Tim meninjau langsung kondisi jaringan irigasi tersier di sejumlah titik penerima bantuan.

Jaringan irigasi tersier berfungsi menyalurkan air dari jaringan utama menuju lahan usaha tani. Karena itu, kondisi jaringan menjadi salah satu faktor yang menentukan kelancaran distribusi air hingga ke lahan petani.

“Melalui monitoring tersebut, BBRMP Maluku mengevaluasi kesesuaian pembangunan infrastruktur irigasi dengan rencana serta melihat pemanfaatannya di tingkat petani,” ujar dia.

Ketersediaan jaringan irigasi yang berfungsi baik diharapkan dapat meningkatkan efektivitas dan efisiensi distribusi air sehingga kebutuhan air tanaman lebih terjamin, terutama selama musim tanam.

Kegiatan monitoring dan evaluasi itu menjadi bagian dari upaya BBRMP Maluku memastikan infrastruktur pertanian yang dibangun dan dipelihara dapat dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung kegiatan usaha tani di Kabupaten Seram Bagian Barat.

 



Pewarta: Winda Herman
Uploader : Moh Ponting

COPYRIGHT © ANTARA 2026