Ambon (ANTARA) - Polda Maluku mengevaluasi kekuatan personel yang ditempatkan di Pos Pengamanan Desa Liang, Kecamatan Salahutu, Kabupaten Maluku Tengah, berdasarkan perkembangan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah tersebut.
Wakapolda Maluku Brigjen Pol Arif Budiman, di Ambon, Kamis, mengatakan, evaluasi dilakukan untuk memastikan penempatan personel tetap proporsional sesuai kebutuhan pengamanan di lapangan.
“Nanti kita akan pelajari bersama situasi yang ada di wilayah ini. Apakah personel yang ada di sini tetap, dikurangi atau nantinya ditarik, semuanya akan bergantung pada hasil pengamatan terhadap situasi di wilayah ini,” kata Arif.
Ia menegaskan, penyesuaian kekuatan personel tidak berarti mengurangi perhatian terhadap keamanan, tetapi merupakan bagian dari manajemen pengamanan yang disesuaikan dengan dinamika kamtibmas.
“Yang terpenting adalah bagaimana kita memastikan pengamanan tetap berjalan dengan baik. Pada saat yang sama, rekan-rekan juga nantinya dapat kembali melaksanakan tugas pokok di kesatuan masing-masing dan berkumpul dengan keluarga,” ujarnya.
Menurut Arif, pengecekan langsung juga dilakukan untuk memastikan personel yang bertugas dalam kondisi siap, memahami tugas dan tanggung jawab, serta mampu merespons perkembangan situasi di wilayah pengamanan.
“Saya berharap rekan-rekan dapat melaksanakan tugas dengan baik, ikhlas dan sungguh-sungguh sebagai bentuk pengabdian kepada bangsa dan negara. Setiap personel harus memahami tugasnya sehingga apabila terjadi sesuatu atau dibutuhkan pimpinan, rekan-rekan sudah siap,” ujarnya.
Dalam pengecekan tersebut, Arif juga mendapat laporan mengenai kondisi personel, termasuk dua anggota yang sedang sakit. Ia meminta kondisi kesehatan anggota menjadi perhatian dan memastikan personel yang izin memiliki kejelasan sesuai surat perintah penugasan.
“Kita doakan rekan-rekan yang sedang sakit agar segera diberikan kesembuhan. Untuk personel yang izin, saya minta dicek dan dipastikan kejelasan izinnya, karena seluruh personel yang melaksanakan pengamanan di sini telah memiliki surat perintah,” katanya.
Arif juga meminta personel menyampaikan kendala, kekurangan maupun kebutuhan selama menjalankan tugas sehingga dapat ditindaklanjuti bersama.
“Saya berharap rekan-rekan menyampaikan saran, masukan, kendala atau kekurangan yang dihadapi di lapangan. Kita adalah satu tim. Kalau ada persoalan, kita cari dan selesaikan bersama sehingga tugas dapat berjalan dengan baik dan nama baik Polda Maluku tetap terjaga,” katanya menjelaskan.
Ia menambahkan, komunikasi antara pimpinan, personel di lapangan dan masyarakat diperlukan untuk mendeteksi potensi gangguan kamtibmas sejak dini.
“Personel di lapangan adalah bagian penting dalam membaca situasi secara langsung. Karena itu, setiap kendala, informasi maupun perkembangan yang ditemukan harus segera dikomunikasikan sehingga pimpinan dapat mengambil langkah yang tepat,” katanya.
Pengecekan yang berlangsung di halaman Pos Polisi Desa Liang tersebut turut dihadiri Irwasda Polda Maluku, para pejabat utama Polda Maluku, Kapolresta Ambon, pejabat Polresta Ambon, Kapolsek Leihitu Barat, Kapolsek Leihitu, Kapolsek Salahutu serta personel Polsek Salahutu dan Pos Pengamanan Desa Liang.
Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan komunikasi dan penyampaian masukan terkait pelaksanaan tugas pengamanan di lapangan.
Pewarta: Winda HermanUploader : Moh Ponting
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.