Minggu, 22 Oktober 2017

Harga Bawang Putih di Ternate Naik

id Bawang putih
Ternate, 19/5 (Antara Maluku) - Harga bawang putih di pasar sentra Gamalama Ternate, Maluku Utara, mengalami kenaikan harga karena stok yang ada di pasar, baik nasional maupun lokal mulai berkurang.

"Bawang putih memang dipasok dari pulau Jawa, menyusul Indonesia mengimport dari India dan lainnya," kata Ketua Asosiasi Pemasok Kota Ternate, Nursidik, di Ternate, Jumat.

Harga bawang putih di beberapa pasar di Kota Ternate bervariasi Rp.50.000 hingga Rp70.000/Kg, menyusul Rp30.000 - Rp40.000/Kg.

Bawang putih untuk karung ukuran 20 Kg seharga Rp800.000.

Bahkan, kenaikan harga bawang putih sudah menjadi isu nasional dan Pemerintah harus turut ikut campur agar dapat mengatasi kenaikan harga bawang putih.

Apalagi untuk Kota Ternate konsumsi bawang putih terbilang cukup besar, sehingga juga diharapkan kepada Pemerintah Kota Ternate secepatnya mengambil langkah.

"Karena bawang putih dari Jawa, sehingga dalam kondisi stok yang berkurang seperti ini para pedagang juga sering memainkan harga, makanya selalu mengalami kenaikan, " katanya.

Sedangkan untuk kebutuhan pokok lain seperti bawang merah juga mengalami kenaikan, namun tidak terlalu signifikan, Bawang merah sendiri saat ini masih berada dikisaran harga Rp 30 pai Rp 40 ribu per kg, dengan harga sebelumnya Rp 28 sampai 35 ribu per kg.

Namun, untuk cabe nona, kenaikannya diperkirakan sebanyak 15 persen, sebab, dari harga sebelumnya Rp 45 sampai 50 ribu per kg, naik menjadi Rp 50 sampai Rp 60 ribu per kg.

"Kenaikan cabe nona ini baru menjelang dua hari dan hal ini dikarenakan stok sudah mulai menipis, dari daerah sanggahan juga sudah mulai berkurang, makanya kenaikan terjadi," ujarnya.

Menurut Nursidik, berbeda dengan tomat, sekarang mengalami penurunan harga dan di tingkat eceran sekarang seharga Rp8 ribu dan mudah-mudahan akan bertahan hingga Ramadan nanti.

"Stok tomat saat ini sangat mencukupi terutama Halut dan Haltim terus melakukan pengiriman, sehingga saat ini masih cukup banyak," katanya.

Secara terpisah Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Ternate, Nuryadin Rachman ketika dihubungi menyatakan, untuk kebutuhan stok di Kota Ternate dipastikan aman dan Pemkot dalam hal ini Disperindag bakal ikut campur atau mengintervensi harga bahan pokok jika mengalami kenaikan, apalagi saat ini Ramadan semakin dekat.

Padahal dari hasil pantauannya, kenaikan harga bawang putih ini sudah sepekan, namun saat ini belum ada tanda-tanda Pemkot Ternate untuk mengintervensi agar stok dan harga bawang putih bisa normal kembali. 

Editor: John Nikita

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Baca Juga