Minggu, 22 Oktober 2017

Ardani Waemase Juara Kompetisi Games Investasi

id Games Investasi
Ardani Waemase Juara Kompetisi Games Investasi
Para pemenang dan peserta Kompetisi Games Investasi berfoto bersama di lokasi acara di Kampus PGSD Unpatti, Ambon, Selasa (8/8) (Rofinus E. Kumpul)
Ambon, 9/8 (Antara Maluku) - Kompetisi Nasional Games Investasi Pasar Modal 2017 dengan istilah "Stocklab Competition" tingkat Provinsi Maluku keluar sebagai juara Ardani Waemase.

Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Maluku Bambang Hermanto dalam siaran persnya di Ambon, Rabu mengatakan, Ardani meraih juara pertama dengan peroleh angka 36, disusul Siti Rukia Sialana di tempat kedua dengan angka 35.

"Ardani dari Universitas Pattimura (Unpatti) sedangkan Siti dari IAIN Ambon. Posisi ketiga diduduki Andi Agung dari Universitas Kristen Indonesia Maluku (UKIM) dengan perolehan angka 34, posisi keempat diraih oleh Wahatna dari Universitas Islam Darusalam (UNIDAR) dengan angka 23.

Dari Kompetisi Nasional Games Investasi Pasar Modal 2017 yang diikuti oleh 140 peserta dari lima perguruan tinggi di Kota Ambon itu, hanya Politeknik Negeri Ambon yang tidak mendapat angka.

"Dua anak Maluku dari Unpatti dan IAIN akan bertanding di level nasional bersama perwakilan dari 18 provinsi dan lima kabupaten/kota di Indonesia. Kompetisi akan berlangsung tanggal 21-22 Agustus 2017 di Jakarta," kata Bambang.

Kompetisi Nasional Games Investasi Pasar Modal 2017 digelar OJK bekerja sama dengan Perwakilan BEI Ambon, Phillip Sekuritas Indonesia, Bagian Pengaturan Transaksi dan Lembaga Efek Departemen Pengawasan Pasar Modal IA OJK.

Dalam Stocklab, para pemain berlomba membangun aset dengan berinvestasi di beberapa sektor saham serta reksa dana, dan menggunakan berbagai aksi secara optimal untuk menjadi investor dengan uang terbanyak pada akhir permainan.

Permainan itu memungkinkan seseorang dapat mengenal cara mengembangkan aset melalui saham, ataupun menggali lebih dalam mengenai karakter diri, apakah lebih tepat sebagai investor maupun pedagang.

Menurut Bambang, kegiatan itu bertujuan memperkenalkan sektor pasar modal terutama kepada mahasiswa dengan cara yang menyenangkan dan menarik, sehingga mudah dipahami oleh seluruh lapisan masyarakat.

"Kompetisi ini menyasar mahasiswa, karena sebagai kalangan terpelajar dan agen perubahan di masyarakat, diharapkan pengetahuan yang diserap para peserta kompetisi akan lebih masif dan berdampak pada lingkungan sekitar dan meluas kepada masyarakat," katanya.

"Kompetesi ini juga diharapkan pengetahuan dan ketertarikan mahasiswa akan berbanding lurus pada peningkatan literasi sektor pasar modal dan pada akhirnya juga meningkatkan inklusi pasar modal di Indonesia," katanya.

Editor: John Nikita

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Baca Juga