Gubernur Imbau Umat Islam Hadirkan Kasih Sayang

Gubernur Imbau Umat Islam Hadirkan Kasih Sayang

Ambon, 6/10 (Antara Maluku) - Gubernur Maluku, Said Assagaff mengimbau umat Islam di provinsi itu untuk menghadirkan nilai-nilai kasih sayang dalam kehidupan.

"Islam adalah agama peradaban, maka sejatinya setiap umat Islam memiliki tanggung jawab moril untuk memperjuangkan misi profetik Islam dalam rangka menghadirkan nilai-nilai kasih sayang dan kesejahteraan untuk sesama," katanya pada acara berbagi bersama anak yatim di BUlan Muharam, di Ambon, Jumat.

Gubernur mengingatkan, tidak satupun ayat dalam Al Quran yang mengecam orang-orang Islam dengan predikat pendusta agama, orang-orang yang suka menghardik atau melakukan kekerasan terhadap anak yatim dan tidak mau berbagi atau memberi makan anak yatim.

"Al Quran mengecam mereka yang walaupun melaksanakan shalat tetapi tidak mempunyai kompetensi maupun sensitivitas sosial," ujarnya.

Gubernur juga mengajak umat Islam di daerah ini agar melalui kegiatan berbagi makin menyadari dan mengoptimalkan harta-harta agama seperti Zakat, Infaq dan Shadakaf sebagai modal mewujudkan visi pembangunan Maluku yang rukun, aman, sejahtera, demokratis berbasis kepulauan dijiwai semangat siwalima secara berkelanjutan.

"Marilah berbagi karena Nabi Muhammad SAW bersabda sayangilah apa yang ada di bumi, pasti yang di langit akan menyayangimu," tandasnya.

Karena itu, Gubernur atas nama Pemprov Maluku menyambut dengan gembira dan memberi apresiasi tinggi kepada ormas-ormas perempuan Islam yang melaksanakan kegiatan berbagi dengan anak yatim di Bulan Muharram.

"Kegiatan ini mempunyai makna strategis dalam rangka pembangunan peradaban umat dan bangsa Indonesia," katanya.

Gubernur merujuk kurang lebih 14 abad lalu tepatnya 1 Muharram, Nabi Muhammad SAW dan para sahabatnya melakukan hijrah dari Mekkah ke Yasrib dan saat itulah dijadikan sebagai awal penanggalan dalam Islam yang disebut 1 Hijriyah.

"Awal tahun baru Hijriyah ini pula dikenal sebagai awal pembangunan peradaban Islam.Saat itulah perkembangan Islam bukan hanya menekan masalah ibadah ritual saja. Namun, Islam sudah berkembang untuk mengurus masalah ibadah sosial ekonomi umat untuk pembangunan peradaban melalui zakat, Infaq dan Shadaqah," kataya menegaskan.