Ternate (ANTARA) - Pemerintah Kota(Pemkot) Ternate, Maluku Utara (Malut), diminta menyiapkan fasilitas penyimpanan komoditas, terutama untuk komoditas yang cepat rusak guna mencegah terjadinya kelangkaan stok di pasaran setempat.
"Sebagian besar komoditas kebutuhan pokok di Ternate harus didatangkan dari daerah lain, sehingga fasilitas penyimpanan komoditas di daerah ini sangat penting," kata pegiat perlindungan konsumen di Malut Muhammad Taher di Ternate, Selasa.
Komoditas kebutuhan pokok seperti bawang merah, bawang putih dan cabai selama ini sering mengalami kelangkaan di Ternate yang berimbas pada melonjaknya harga, karena para pedagang dan distributor tidak berani mendatangkan dalam jumlah besar.
Menurut dia, kalau ada fasilitas penyimpanan komoditas, kelangkaan seperti itu bisa dihindari, karena di pasaran langka akibat pedagang atau distributor tidak lagi memiliki persediaan yang memadai, stok yang ada di fasilitas penyimpanan bisa dikeluarkan untuk menutupi kelangkaan.
Fasilitas penyimpanan komoditas itu bisa dimanfaatkan untuk menampung komoditas yang dihasilkan para petani di Malut saat musim panen raya, sehingga petani bisa terhindar dari anjloknya harga.
Fasilitas penyimpanan komoditas dengan menggunakan teknologi yang memungkinkan komoditas yang cepat rusa bisa bertahan sampai enam bulan, kata Muhammad Taher, sekarang ini sudah banyak, seperti yang dipakai oleh Bulog dan itu bisa diupayakan pula oleh Pemkot Ternate.
Pemkot Ternate bisa memanfaatkan perusahaan daerah untuk penyediaan fasilitas penyimpanan komoditas itu atau menjalin kerja sama dengan pihak swasta dan dipastikan akan memberi banyak manfaat bagi daerah ini, terutama dalam upaya menjamin ketersediaan stok komoditas bagi kebutuhan masyarakat.
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Nuryadin A Rahman mengatakan pemkot sudah memprogramkan penyediaan fasilitas penyimpanan komoditas itu, namun untuk merealisasikannya masih terkendala dengan anggaran.
Pemkot Ternate tengah mengupayakan dukungan anggaran dari pemerintah pusat untuk penyediaan fasilitas penyimpanan komoditas itu, bahkan rencananya bukan hanya untuk komoditas pertanian tetapi juga komoditas perikanan.
