Ada asap, ratusan ASN berhamburan keluar Gedung PTSP Bandarlampung

Ada asap, ratusan ASN berhamburan keluar Gedung PTSP Bandarlampung

Ratusan ASN berhamburan akibat asap di gedung pelayanan di Kota Bandarlampung, Senin. (6/7/2020). ANTARA/Dian Hadiyatna/am.

Bandarlampung (ANTARA) - Ratusan aparatur sipil negara (ASN) yang bekerja di Gedung Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Pemerintah Kota Bandarlampung berhamburan keluar gedung menyusul dugaan munculnya asap di salah satu ruang di gedung itu.

Berdasarkan pantauan di lokasi, Senin, ratusan ASN, serta para pengunjung yang sedang mengurus dokumen kependudukan di gedung tersebut panik dan berlari keluar meninggalkan kantor berlantai dua belas itu.

Baca juga: Ponpes Al Hijrotul Munawaroh Bandarlampung terbakar

"Ya tadi saya lihat asap ngebul dekat ruangan saya, karena takut kebakaran kami keluar meninggalkan ruangan di lantai tiga," kata satu ASN Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Bandarlampung Eni Dhartati.

Ia juga tidak mengetahui dari mana asap tersebut berasal, namun bau asap tersebut memang tercium menyengat di dekat ruangannya.

Baca juga: Polda Lampung terima hibah tiga gedung dari Pemkot Bandarlampung

Sementara itu, Kepala BPPRD Kota Bandarlampung Yanwardi yang ruangannya juga berada di lantai tiga Gedung PTSP juga memberikan kesaksian bahwa memang ada asap yang muncul.

"Bau asap sangat tercium dari sini, di atas plafon ini kan ada kabel-kabel mungkin saja dari situ, tapi emang kita juga tidak tahu dari mana keluarnya asap tersebut," jelasnya.

Baca juga: Disdukcapil Bandarlampung sepi sejak imbauan pencegahan COVID-19

Kepala Pelaksana BPBD Kota Bandarpampung, Symasul Rahman yang berada di lokasi mengatakan bahwa pihaknya sedang mencari sumber asap yang membuat panik pegawai dan masyarakat yang berada di Gedung PTSP itu.

"Saat ini kita belum bisa pastikan apa penyebabnya dan dari mana sumber asap tersebut, tapi kita menduga asap tersebut diakibatkan dari hubungan arus pendek listrik," katanya.

Baca juga: BPBD Bandarlampung siagakan 15 unit mobil damkar
Pewarta : Dian Hadiyatna
Editor: Agus Salim
COPYRIGHT © ANTARA 2020