Tutup posko virtual COVID-19, Ombudsman: Tetap terima laporan

Tutup posko virtual COVID-19, Ombudsman: Tetap terima laporan

Ketua Ombudsman RI Prof. Amzulian Rifai saat acara Ngopi Bareng Ombudsman yang disiarkan secara daring, Rabu (5-8-2020). ANTARA/HO-tangkapan layar Youtube Ombudsman RI/Zuhdiar Laeis

Jakarta (ANTARA) - Ombudsman Republik Indonesia (ORI) menegaskan tetap menerima laporan atau pengaduan masyarakat mengenai pelayanan publik selama masa pandemi meski posko virtual COVID-19 Ombudsman telah ditutup pada tanggal 31 Juli 2020.

"Posko virtual COVID-19 Ombudsman atau posko pengaduan daring telah kami tutup pada tanggal 31 Juli 2020," kata Ketua Ombudsman RI Prof. Amzulian Rifai di Jakarta, Rabu.

Hal tersebut disampaikannya saat Ngopi Bareng Ombudsman RI bertema "Evaluasi Penanganan COVID-19 dalam Perspektif Ombudsman dan DPR RI" yang disiarkan secara daring.

Baca juga: Ombudsman: Bansos jadi aduan terbanyak selama posko COVID-19

Amzulian menjelaskan keberadaan posko tersebut merupakan bentuk pengawasan oleh Ombudsman sebagai lembaga pengawas pelayanan publik, apalagi pada masa pandemi.

Selama operasional posko itu, Ombudsman telah menerima banyak sekali laporan dari masyarakat yang puncaknya pada periode Mei 2020, yakni sebanyak 978 laporan, sedangkan paling sedikit pada periode Juli 2020 sebanyak 21 laporan.

"Pertanyaannya 'kan bagaimana setelah posko ditutup? Ombudsman tetap menerima laporan atau aduan. Ombudsman juga mendorong percepatan penyelesaian laporan yang sudah masuk," katanya.

Oleh karena itu, Amzulian mengatakan bahwa masyarakat tidak perlu khawatir karena Ombudsman tetap menerima laporan atau aduan dari masyarakat dengan mekanisme seperti biasa meski posko virtual sudah ditutup.

"Laporan atau aduan kami terima dengan mekanisme reguler, atau seperti laporan biasanya. Bukan mekanisme posko lagi karena sudah ditutup," katanya.

Baca juga: 52 persen pengaduan sembako diterima Ombudsman hingga akhir Juli

Selain itu, kata dia, Ombudsman juga menerima laporan atau aduan melalui kantor perwakilan yang tersebar di 34 provinsi.

"Yang jelas, bagaimana pada era pandemi COVID-19 ini masyarakat tetap diperhatikan. Masyarakat tetap mendapatkan pelayanan yang baik," kata Amzulian.

Hadir pula dalam kegiatan itu tiga anggota Ombudsman RI, yakni Alvin Lie, Ahmad Su'adi, dan Alamsyah Saragih.

Sementara itu, dari kalangan legislator, Ketua Komisi VI DPR RI Faisol Riza hadir langsung di lokasi serta Ketua Komisi VIII DPR RI Yandri Susanto yang hadir secara virtual.
Pewarta : Zuhdiar Laeis
Editor: D.Dj. Kliwantoro
COPYRIGHT © ANTARA 2020