Kabareskrim cek olah TKP Gedung Kejagung yang terbakar

Kabareskrim cek olah TKP Gedung Kejagung yang terbakar

Kepala Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Mabes Polri Brigjen Pol Ahmad Haydar (kedua kiri) bersama jajarannya berjalan usai melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) kebakaran gedung utama Kejaksaan Agung di Jakarta, Senin (24/8/2020). ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra/aww.

Jakarta (ANTARA) - Kabareskrim Polri Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo meninjau olah tempat kejadian perkara Gedung Utama Kejaksaan Agung, Jakarta, Senin siang.

Sigit mengatakan pihaknya telah membentuk tim yang terdiri atas Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri, Kapuslabfor Bareskrim Polri dan Kasubdit I Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri untuk menyelidiki penyebab kebakaran tersebut.

Dalam pengecekan olah TKP tersebut, Komjen Sigit didampingi Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri, Kapuslabfor Bareskrim Polri, Kasubdit I Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri, Dirreskrimum Polda Metro Jaya, Wakil Dirreskrimum Polda Metro Jaya, Kepala Subdit Keamanan Negara Dirreskrimum Polda Metro Jaya, Kapolrestro Jaksel dan Kapolsek Metro Kebayoran Baru.

Sementara dari pihak Kejaksaan Agung ada Jampidum Kejagung, Dirkamneg Kejagung dan Kasubdit Eksekusi Kamneg Kejagung.

Baca juga: Bareskrim periksa 19 saksi usut penyebab kebakaran Gedung Kejagung

Baca juga: Tim Puslabfor pastikan kondisi gedung Kejagung aman untuk pemeriksaan


Sejauh ini penyidik Bareskrim telah memeriksa 19 saksi yang dianggap mengetahui seputaran peristiwa kebakaran di markas Korps Adhyaksa tersebut.

"Ada 19 orang diperiksa sebagai saksi," kata Kabareskrim Sigit.
Kabareskrim Polri Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo (kanan) mengecek olah tempat kejadian perkara Gedung Kantor Kejaksaan Agung, Jakarta, Senin (24/8/2020). (ANTARA/ HO-Polri)

Saksi-saksi yang diperiksa itu diantaranya berasal dari pihak keamanan atau Pamdal di Gedung Kejagung, tukang dan pihak Kejagung.

Selain memeriksa saksi, Sigit mengatakan pihaknya juga telah mengerahkan tim Puslabfor Polri untuk mencari tahu apa penyebab terjadinya kebakaran tersebut.

"Telah dibentuk posko bersama dalam rangka mengusut dan penyelidikan penyebab terjadinya kebakaran, mulai dari mengumpulkan dan memeriksa saksi saksi dan menurunkan tim dari puslabfor untuk mendalami penyebab terjadinya kebakaran, semoga bisa cepat terungkap," tutur mantan Kadiv Propam Polri ini.

Sebelumnya, Gedung Utama Kejagung dilalap si jago merah pada Sabtu (22/8) sekitar pukul 19.00 WIB.

Baca juga: Sahroni minta Kejagung tetap fokus berantas korupsi pasca-kebakaran

Baca juga: Polda Metro amankan CCTV gedung Kejaksaan Agung

Puluhan unit mobil pemadam kebakaran dan ratusan petugas damkar gabungan berupaya memadamkan api hingga Minggu pagi.
Pewarta : Anita Permata Dewi
Editor: Chandra Hamdani Noor
COPYRIGHT © ANTARA 2020