Jaktim intensif tambal lubang jalan cegah kecelakaan di musim hujan

Jaktim intensif tambal lubang jalan cegah kecelakaan di musim hujan

Petugas Suku Dinas Bina Marga Jakarta Timur menangani kerusakan aspal di Jalan Layang Klender, Senin (16/11/2020). Lubang jalan kerap memicu kecelakaan lalu lintas pada saat hujan maupun malam hari. ANTARA/Andi Firdaus.

Jakarta (ANTARA) - Suku Dinas Bina Marga Jakarta Timur mengintensifkan penambalan jalan berlubang untuk mencegah kecelakaan lalu lintas akibat curah hujan yang tinggi di wilayah setempat.

"Mengingat curah hujan yang cukup tinggi dalam beberapa hari terakhir, maka kami harus lebih intensif untuk memperbaiki jalan yang berlubang agar tidak membahayakan pengguna jalan," kata Kepala Satuan Pelaksana Suku Dinas Bina Marga Jakarta Timur Sektor Jatinegara, Darwin Ali di Jakarta, Kamis.

Darwin mengatakan salah satu ruas jalan yang diperbaiki adalah lubang di Jalan Bekasi Timur Raya, Jatinegara, sebanyak tiga titik.

Lokasi itu masing-masing berada di Kecamatan Duren Sawit seluas 4,68 meter persegi dan dua titik di Kecamatan Jatinegara seluas 3,36 meter persegi, dan 14,35 meter persegi (m2).

"Kami mengerahkan lima petugas untuk menambal lubang-lubang di jalan tersebut. Sebelumnya jalan tersebut ada beberapa lubang dan membahayakan pengguna jalan, sehingga kita lakukan penambalan,” kata Darwin.

Penambalan dilakukan menggunakan alat 'stamper' dengan bahan 'coldmix' dan aspal emulsi untuk penambalan.

Baca juga: Pemprov DKI Jakarta imbau warga waspadai cuaca ekstrem
Baca juga: Kesiapan Jakarta menghadapi banjir
Petugas Suku Dinas Bina Marga Jakarta Timur memperbaiki kerusakan Jalan Pramuka, Rawamangun, Pulogadung, Kamis (7/1/2021). (ANTARA/HO-Sudin Binamarga Jaktim)
Kasi Jalan dan Jembatan Sudin Bina Marga Jakarta Timur, Ilham Raya mengatakan sebanyak 30 titik kerusakan jalan yang tersebar di beberapa wilayah kecamatan di Jakarta Timur telah diperbaiki sejak 1-23 Januari 2021.

"Untuk penutupan lubang setiap hari ada (kegiatan), tapi dimensinya kecil-kecil, karena perbaikan dengan hotmix belum dimulai lagi," katanya.

Ilham mengatakan perbaikan kerusakan jalan tersebut dilakukan menggunakan material aspal instan atau "coldmix", sebab untuk pemeliharaan jalan lingkungan pada tahun ini masih menunggu alokasi anggaran.

"Total volume perbaikan jalan yang kita kerjakan mencapai 405,7 meter persegi," katanya.
Pewarta : Andi Firdaus
Editor: Sri Muryono
COPYRIGHT © ANTARA 2021