Dubes RI berikan kuliah umum, dorong diplomasi dengan pemuda Ethiopia

Dubes RI berikan kuliah umum, dorong diplomasi dengan pemuda Ethiopia

Duta Besar Indonesia untuk Ethiopia, Djibouti, dan Uni Afrika, Al Busyra Basnur, saat menyampaikan kuliah umum di Universitas Harambee, kota Adama, Ethiopia pada Jumat (14/5/2021). (ANTARA/HO-KBRI Addis Ababa)

Jakarta (ANTARA) - Duta Besar Indonesia untuk Ethiopia, Djibouti, dan Uni Afrika, Al Busyra Basnur, menyampaikan kuliah umum di hadapan sekitar 250 mahasiswa dan akademisi di Universitas Harambee, kota Adama, sebagai salah satu bentuk diplomasi terutama dengan kalangan pemuda.

Menurut keterangan tertulis Kedutaan Besar RI di Addis Ababa, yang diterima di Jakarta, Sabtu, dikatakan bahwa sejak dua tahun terakhir, selain mengembangkan kerja sama ekonomi yang merupakan prioritas diplomasi Indonesia, diplomasi publik Indonesia di Ethiopia telah berkembang pesat di kalangan pemuda, civitas akademika, pengusaha, serta organisasi masyarakat.

“Diplomasi publik adalah setiap upaya yang dilakukan suatu bangsa dan negara untuk meningkatkan hubungan antarorang atau kelompok serta memenangkan hati dan pikiran masyarakat di luar negeri untuk kepentingan negara tersebut,” kata Dubes Al Busyra dalam kuliah umum yang mengusung tema diplomasi publik dan hubungan Indonesia dengan Ethiopia.

Baca juga: Indonesia tegaskan Ethiopia tujuan investasi utama di Afrika

Baca juga: PPAN diharapkan sejalan dengan agenda diplomasi ekonomi Indonesia

Adapun sejumlah kegiatan diplomasi publik Indonesia di Ethiopia yang dianggap penting yakni Indonesia-Ethiopia Student Correspondence Program (IESCOP), Indonesia-Ethiopia Young Entrepreneurs Forum, Listen to Voice of Indonesian-Ethiopian Youth, Indonesia Ambassador Motivational Speech for the Youth, berbagai diskusi dan seminar yang menghadirkan pemuda Ethiopia pada Indonesia Africa Infrastructure Dialogue(IAID), Bali Democracy Student Conference (BDSC), dan kunjungan pemuda Ethiopia ke Indonesia.

Menurut Dubes Al Busyra, diplomasi jalur nonpemerintah memiliki peran yang sangat penting dalam hubungan satu negara dengan yang lain.

“Di Indonesia, 70 persen sukses diplomasi publik karena peran nonpemerintah,” ujarnya.

Berbagai kegiatan diplomasi yang memperkuat hubungan antarmasyarakat yang dilakukan oleh perwakilan RI di Addis Ababa mengantarkan sejumlah penghargaan kepada Dubes Al Busyra, termasuk dari State Minister Kebudayaan dan Pariwisata Ethiopia, serta dari organisasi pemuda di Ethiopia, Safe Light.

Baca juga: KBRI bagikan paket bantuan COVID kepada WNI di Hawassa Ethiopia

Baca juga: Kadin Bali dan Dubes Ethiopia jajaki kerja sama ekonomi

Pewarta : Aria Cindyara
Editor: Mulyo Sunyoto
COPYRIGHT © ANTARA 2021