Addis Ababa (ANTARA) - Pasukan dari wilayah Tigray utara, Ethiopia, telah meningkatkan serangan di wilayah tetangga Afar, kata juru bicara Afar pada Senin, tanda makin meluasnya konflik selama delapan bulan ke daerah yang sebelumnya tak tersentuh.

Para pejuang Tigray menyeberang ke Afar pada Sabtu (17/7) dan pasukan Afar serta milisi sekutu masih memerangi mereka pada Senin, kata juru bicara Afar Ahmed Koloyta.

"Sekarang (pasukan militer Ethiopia) sedang dalam perjalanan dan kami akan bekerja dengan mereka untuk melenyapkan (pasukan Tigray)," katanya.

Getachew Reda, juru bicara pasukan Tigray, membenarkan bahwa mereka telah bertempur selama akhir pekan di Afar.

"Kami tidak tertarik pada keuntungan teritorial di Afar, kami lebih tertarik untuk menurunkan kemampuan tempur musuh," katanya melalui telepon satelit.

Dia mengatakan bahwa pasukan Tigray telah mengusir milisi dari wilayah Oromiya Ethiopia yang telah dikirim untuk berperang bersama pasukan regional THE Afar.

Reuters tidak dapat secara independen mengonfirmasi pernyataannya.

Seorang juru bicara militer dan pejabat di kantor Perdana Menteri Abiy Ahmed dan satuan tugas pemerintah di Tigray tidak segera menanggapi permintaan komentar.

Ribuan orang telah tewas dalam konflik Tigray sejauh ini. Sekitar 2 juta orang terpaksa meninggalkan rumah mereka dan lebih dari 5 juta bergantung pada bantuan makanan darurat.

Ethiopia memiliki sistem federal dengan 10 wilayah dan dalam seminggu terakhir konflik di Tigray telah menarik pasukan regional di seluruh negeri saat mereka dikerahkan untuk mendukung militer federal.

Pertempuran meletus pada November antara Front Pembebasan Rakyat Tigray (TPLF) yang berkuasa di kawasan itu dan militer. Tiga minggu kemudian, pemerintah menyatakan kemenangan ketika merebut ibu kota regional Mekelle, tetapi TPLF terus berjuang.

Pada akhir Juni, TPLF merebut kembali Mekelle dan sebagian besar Tigray setelah pemerintah menarik tentara dan mengumumkan gencatan senjata sepihak.

Merembetnya perang ke bagian lain dari negara terpadat kedua di Afrika itu dapat menambah lebih banyak tekanan pada Abiy.

Dia memenangkan Hadiah Nobel Perdamaian 2019 tetapi menghadapi kritik internasional atas konflik tersebut di tengah laporan kekejaman yang dilakukan oleh pasukan federal dan pasukan dari negara tetangga Eritrea yang telah berjuang bersama mereka. Pemerintahnya mengatakan sedang menyelidiki laporan semacam itu.

TPLF mendominasi Ethiopia selama beberapa dekade sebagai kekuatan terbesar dalam koalisi multietnis, sampai Abiy mengambil alih kekuasaan dua tahun lalu. Mereka mengatakan terpaksa terlibat konflik setelah upaya untuk menengahi dengan Abiy dan memastikan otonomi daerah mereka sesuai dengan konstitusi gagal.

Pemerintah menetapkan TPLF sebagai organisasi teroris pada Mei.

Konvoi bantuan diserang

Para pemimpin TPLF mengatakan mereka akan terus berjuang sampai mereka mendapatkan kembali kendali atas wilayah yang disengketakan di selatan dan barat Tigray, yang direbut selama pertempuran oleh sekutu pemerintah dari wilayah Amhara.

Pada Minggu, Abiy mengatakan militer Ethiopia siap untuk mengalahkan pasukan Tigray.

Pasukan dari wilayah Amhara, yang terlibat sengketa perbatasan dengan Tigray, telah mendukung militer sejak awal konflik. Pada Jumat, tiga daerah lain mengatakan bahwa mereka mengirim pasukan untuk mendukung angkatan bersenjata.

Pada Minggu, (penguasa) wilayah Somalia mengatakan pihaknya juga mengirim pasukan, seperti yang dilakukan wilayah Benishangul-Gumuz pada Senin. Wilayah Gambella dan Harari juga mengatakan mereka mengirim pasukan, lapor Ethiopia Broadcasting Corporation.

Afar secara strategis penting karena dilewati oleh jalan dan kereta api yang menghubungkan ibu kota Addis Ababa ke pelabuhan laut Djibouti. Djibouti adalah akses utama Ethiopia yang terkurung daratan ke laut.

Selama akhir pekan, kepala TPLF mengatakan bahwa pasukan Tigray telah membebaskan sekitar 1.000 tentara pemerintah yang ditangkap dalam pertempuran baru-baru ini.

Komite Palang Merah Internasional mengatakan pada Minggu bahwa mereka telah mulai mengunjungi tentara yang ditahan di Tigray.

Program Pangan Dunia (WFP) PBB pada Senin mengatakan konvoi sembilan truknya diserang pada Minggu pagi saat memindahkan bantuan ke Tigray.

Konvoi itu diserang di 115 km (70 mil) dari kota Semera di Afar, kata badan tersebut. WFP telah menangguhkan pergerakan semua konvoi dari Semera sampai keamanan dapat terjamin.

Sumber: Reuters

Baca juga: Pasukan Tigray bebaskan 1.000 tentara Ethiopia
Baca juga: Sekitar 350.000 orang di Tigray Ethiopia kelaparan
​​​​​​​

Penerjemah: Mulyo Sunyoto
Editor: Anton Santoso
Copyright © ANTARA 2021