Legislator minta mahasiswa bantu siswa kelola informasi

Legislator minta mahasiswa bantu siswa kelola informasi

Tangkapan Layar Anggota Komisi X Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Ledia Hanifa di Jakarta, Kamis (2/9/2021). ANTARA/HO-Humas Diktiristek

Jakarta (ANTARA) - Anggota Komisi X Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Ledia Hanifa meminta agar mahasiswa yang terlibat dalam program Kampus Mengajar dapat membantu siswa dalam mengelola informasi.

“Mahasiswa saat mengajar harus dapat mengenali bagaimana cara anak-anak mengelola informasi, baik itu visual, auditori, ataupun kinestetik. Ini dilakukan supaya kita mengenali dan dapat membandingkan dengan cara kita mengelola informasi serta menghindari terjadinya paksaan kepada para murid,” kata Ledia di Jakarta, Kamis.

Dia menambahkan dengan program Kampus Mengajar yang merupakan bagian dari Kampus Merdeka itu, mahasiswa perlu memberikan fasilitas yang sama kepada siswa yang punya kemampuan untuk mengelola informasi yang berbeda.

Untuk itu, Ledia berpesan kepada para mahasiswa agar terlebih dahulu mengenali cara anak mengelola informasi, sehingga saat kegiatan mengajar berlangsung mahasiswa dapat membuat model belajar yang bervariatif.

“Mengajar itu bagian dari implementasi kita menerapkan tujuan pendidikan tinggi dalam diri kita termasuk juga kepada masyarakat. Kunci keberhasilannya adalah keberanian untuk mengubah pola pikir untuk berubah menjadi lebih maju," terang dia.

Baca juga: Program Kampus Mengajar bantu tingkatkan literasi dan numerasi siswa
Baca juga: 22.000 mahasiswa disebar ke 491 daerah dalam Program Kampus Mengajar

Sekretaris Ditjen Diktiristek Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) Paristiyanti Nurwardani mengatakan Kampus Mengajar membantu meningkatkan literasi dan numerasi siswa di Tanah Air.

Program Kampus Mengajar itu diikuti sebanyak 22.000 mahasiswa yang tersebar di berbagai SD dan SMP di seluruh Indonesia.

“Melalui program ini, para mahasiswa peserta Kampus Mengajar akan membantu pembelajaran berupa literasi dan numerasi pada para guru dan siswa di sekolah,” kata Paris.

Baca juga: Kemendikbudristek : Kampus Mengajar perlu bagi perkembangan pendidikan
Baca juga: Kemendikbudristek kembali buka program Kampus Mengajar angkatan kedua
Baca juga: Mahasiswa semester enam bisa ikuti Kampus Mengajar

Pewarta : Indriani
Editor: Budhi Santoso
COPYRIGHT © ANTARA 2021