Biden akan bahas tanggapan COVID setelah CDC dukung vaksin "booster"

Biden akan bahas tanggapan COVID setelah CDC dukung vaksin

Ibu Negara Jill Biden menyaksikan Alfred Lee Smith mendapat suntikan vaksin COVID-19 Johnson & Johnson di sebuah fasilitas vaksinasi di SMA Alfred E Beach di Savannah, Georgia, Amerika Serikat, Kamis (8/7/2021). ANTARA FOTO/Jim Watson/Pool via REUTERS/WSJ/djo

Washington (ANTARA) - Presiden AS Joe Biden pada Jumat akan menyampaikan pernyataan tentang tanggapan COVID-19 negara itu, termasuk vaksinasi, kata Gedung Putih, sehari setelah badan-badan kesehatan federal mendukung program inokulasi vaksin penguat (booster).

Vaksin-vaksin penguat itu akan tersedia untuk orang berusia 65 ke atas, orang yang berisiko tinggi menderita penyakit parah atau tertular COVID-19 melalui pekerjaan mereka, dan orang yang divaksin enam bulan lalu dengan vaksin Pfizer Inc dan BioNTech COVID-19.

Biden menyerukan suntikan penguat melawan virus corona jenis baru itu mulai diberikan minggu ini untuk semua orang begitu masa vaksinasi mereka mencapai delapan bulan, sambil menunggu persetujuan regulator.
 
Badan Pengawas Makanan dan Obat-obatan AS dan Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS minggu ini belum memberikan restu sepenuhnya, meski ada perpanjangan waktu hingga dua bulan untuk pemenuhan persyaratan pemakaian vaksin penguat.

Para pejabat pemerintahan Biden mengatakan mereka akan mengikuti pendapat pakar tentang vaksin tambahan dan telah menetapkan pekan ini mulai 20 September sebagai sasaran mempersiapkan lebih banyak inokulasi.

Biden, yang dijadwalkan berbicara pada pukul 09.45 waktu setempat di Gedung Putih, mengatakan dia akan menerima dosis ketiga saat vaksin penguat itu tersedia.

Sumber: Reuters

Baca juga: CDC AS dukung vaksin booster Pfizer, tapi bukan untuk nakes

Baca juga: Fauci dukung vaksinasi COVID wajib bagi anak sekolah AS


 

Pengarahan pertama Gedung Putih dalam pemerintahan Biden

Pewarta : Mulyo Sunyoto
Editor: Tia Mutiasari
COPYRIGHT © ANTARA 2021