Kemarin, pemeriksaan kasus Bank Jatim hingga pembeli tanah Nirina

Kemarin, pemeriksaan kasus Bank Jatim hingga pembeli tanah Nirina

Penyidik Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta membawa tiga tersangka kasus dugaan tindak pidana korupsi Penerbitan Bank Garansi (jaminan uang muka) PT. Duta Cipta Pakarperkasa pada Bank Jatim ke Rumah Tahanan Salemba Cabang Kejari Jakarta Selatan, Rabu (10/11/2021). ANTARA/Sihol Hasugian.

Jakarta (ANTARA) - Sejumlah berita hukum dan kriminal menghiasi Jakarta pada Jumat (19/11) antara lain pemeriksaan terhadap tiga saksi kasus korupsi penerbitan bank garansi PT Duta Cipta Pakarperkasa kepada Bank Jatim cabang Jakarta.

Kemudian, penyidik Polda Metro Jaya juga melakukan pemeriksaan pembeli tanah lahan hasil kejahatan mafia tanah dengan korban artis Nirina Zubir.

Berikut rangkuman berita selengkapnya yang masih menarik untuk Anda baca kembali.

1. Kejati DKI periksa tiga saksi kasus penerbitan garansi Bank Jatim
Penyidik Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta memeriksa tiga saksi dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi penerbitan bank garansi (jaminan uang muka) PT Duta Cipta Pakarperkasa kepada Bank Jatim Cabang Jakarta pada 2018 dan 2019.

Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasi Penkum) Kejaksaan Tinggi (Kejati) DKI Jakarta Ashari Syam dalam keterangan pers yang diterima di Jakarta, Jumat mengatakan, ketiga saksi tersebut, yakni TH, AWH dan YPA.

Berita selengkapnya klik di sini

2. Polisi periksa pembeli dalam kasus mafia tanah Nirina Zubir
Penyidik Sub Direktorat Harta dan Benda (Subdit Harda) Ditreskrimum Polda Metro Jaya akan memeriksa pembeli tanah yang ternyata merupakan lahan hasil kejahatan mafia tanah dengan korban artis Nirina Zubir.

"Itu yang sedang kita dalami. Kasus Ini masih dalam pengembangan ya, masih kita teliti. Apakah penjualan itu patut diduga sebagai suatu pembeli beritikad baik atau tidak," kata Kasubdit Harda Ditreskrimum Polda Metro Jaya ,AKBP Petrus Silalahi, saat dikonfirmasi di Jakarta, Jumat.

Berita selengkapnya klik di sini
 
Artis Nirina Zubir (tengah) berikan keterangan keterangan wartawan terkait laporannya yang menjadi korban mafia tanah di Polda Metro Jaya, Rabu (17/11/2021). ANTARA/Fianda Sjofjan Rassat


3. Warga gagalkan upaya pencurian rambu parkir di Duren Sawit
Upaya pencurian rambu parkir milik kantor jasa pengiriman barang di Malaka Jaya, Duren Sawit, Jakarta Timur, berhasil digagalkan oleh warga.

Salah satu saksi mata di lokasi kejadian, Heri menuturkan, pelaku pencurian tersebut sempat memanggul rambu parkir seberat 10 kilogram itu sebelum aksinya diketahui oleh karyawan dan mengundang perhatian warga.

Berita selengkapnya klik di sini

4. Kejati DKI tahan tersangka pidana pajak senilai Rp10,2 miliar
Penyidik Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta menahan tersangka Hadi Ismanto atau HI terkait dugaan tindak pidana perpajakan yang merugikan keuangan negara senilai Rp10,2 miliar.

Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejati DKI Jakarta Ashari Syam dalam keterangan tertulis di Jakarta, Jumat, mengatakan penahanan itu dilakukan setelah penyidik pada Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Selatan I menyerahkan berkas perkara beserta tersangka dan barang bukti kepada penuntut umum Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan, Kamis.

Berita selengkapnya klik di sini

5. Polisi periksa kontraktor pembangunan SMAN 96
Polresta Metro Jakarta Barat memeriksa kontraktor yang bertanggung jawab atas robohnya gedung Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 96 Cengkareng.

"Saksi untuk kontraktor sudah kita periksa, jabatannya manajer proyek," kata Kepala Unit Kriminal Khusus Polres Metro Jakarta Barat AKP Fahmi Fiandri saat dikonfirmasi di Jakarta, Jumat.

Berita selengkapnya klik di sini
Pewarta : Mentari Dwi Gayati
Editor: Edy Sujatmiko
COPYRIGHT © ANTARA 2021