Tiga tentara Prancis tewas akibat asap penambangan ilegal Guyana

Tiga tentara Prancis tewas akibat asap penambangan ilegal Guyana

Tambang ilegal terlihat di negara bagian selatan Bolivar dekat perbatasan dengan Brazil, Sabtu (17/11). Pada segitiga yang menghubungkan Venezuela, Brazil dan Guyana banyak terdapat pendulang emas dan penambang berlian yang bermimpi mengubah kehidupan mereka dalam semalam dengan menemukan ladang keberuntungan besar. (REUTERS/Jorge Silva )

Paris (ANTARA) - Tiga tentara Prancis meninggal akibat asap beracun ketika menjalankan operasi yang menargetkan penambang emas ilegal di Guyana Prancis, menurut Kementerian Pertahanan pada Kamis.

Kementerian melaporkan tentara-tentara itu sedang bersiap-siap melakukan peledakan guna menghancurkan fasilitas bawah tanah yang digunakan para penambang saat delapan dari mereka terkena asap racun hingga tak sadarkan diri.

Lima tentara lainnya diterbangkan dan satu lagi masih dalam kondisi kritis, kata Kementerian.

Insiden tersebut terjadi pada Rabu (17/7) malam di sebuah situs ilegal di wilayah Maripasoula, Guyana selatan, dekat perbatasan dengan Suriname dan Brazil, menurut surat kabar Guyana.

Prancis mengerahkan ratusan tentara ke wilayah tersebut untuk memerangi penambangan ilegal.

Sumber: Reuters

Baca juga: Tambang emas di Afrika Tengah ambruk, 25 tewas

Baca juga: 38 tewas dalam kecelakaan pertambangan di China

Baca juga: 163 Orang Tewas Keracunan Timah di Nigeria
Pewarta : Asri Mayang Sari
Editor: Tia Mutiasari
COPYRIGHT © ANTARA 2019