Penyandang disabilitas peserta SMN 2019 Sulteng belanja di Medan

Penyandang disabilitas peserta SMN 2019 Sulteng belanja di Medan

Peserta Siswa Mengenal Nusantara (SMN) tahun 2019 asal Provinsi Sulawesi Tengah berkunjung ke Mall Centre Point Medan, Provinsi Sumatera Utara , Selasa (20/8). (Antara Sumut/Foto Irsan Mulyadi)

Medan (ANTARA) - Tiara Ramadhani Sinjar, penyandang disabilitas peserta Program Siswa Mengenal Nusantara (SMN) 2019 berasal dari Provinsi Sulawesi Tengah berbelanja alat kecantikan berupa bedak, gincu, dan perlengkapan lainnya di Mall Centre Point di Jalan Jawa, Kota Medan, Provinsi Sumatera Utara.

"Saya tertarik dengan alat rias yang dijual di pusat perbelanjaan serba mewah yang ada di Centre Point Medan," kata Tiara, di Medan, Selasa (20/8) malam.

Menurut dia, harga perlengkapan alat kecantikan di Centre Point Medan tidak jauh berbeda dengan yang dijual di Mall Kota Palu, Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng).

"Harganya juga hampir sama, makanya saya beli. Kebetulan perlengkapan kecantikan yang saya bawa dari Kota Palu ke Medan juga sudah hampir habis," ujar Tiara yang didampingi Guru Pendamping Sekolah Luar Biasa (SLB) berasal dari Kota Palu, Amiek Fatmawati.

Ia menyebutkan pembelian alat kecantikan itu, juga untuk kenang-kenangan bahwa dia pernah berkunjung ke Centre Point Medan.

Pusat Perbelanjaan Mall Centre Point Medan, cukup mewah dan serba modern, sehingga banyak dikunjungi warga maupun wisatawan dari luar negeri.

"Saya sangat senang berkunjung ke Mall Centre Point, kalau ada waktu saya akan datang lagi ke Medan bersama orang tua, adik-adik dan kakak," katanya

Sebanyak dua di antara 23 peserta SMN tahun 2019 berasal dari Provinsi Sulteng yang berkunjung ke Provinsi Sumatera Utara adalah penyandang disabilitas, yakni Tiara Ramadhani Sinjar, asal Sekolah Luar Biasa (SLB) ABCD Muh Palu, Kota Palu dan Erick Timor Utama asal SLB ABCD Muh Palu.

Tiara Ramadhani tuna netra yang kurang begitu jelas melihat, sedangkan Erick Timor tuna wicara yang hanya bisa menggunakan bahasa isyarat menggunakan kedua tangannya untuk berkomunikasi.

Sebanyak 23 peserta SMN berasal dari Provinsi Sulawesi Tengah selama berada di Sumut mengikuti berbagai kegiatan, yakni Pendidikan Bela Negara di Batalyon Kavaleri 6/Naga Karimata di Asam Kumbang Sunggal Medan, berkunjung ke Sekolah DELL di Balige, mengikuti upacara bendera memperingati HUT Ke-74 Kemerdekaan RI di Pabatu, Kabupaten Simalungun.

Selain itu, berkunjung ke objek wisata alam batu gantung di kawasan Danau Toba Kabupaten Simalungun, berkunjung ke warisan budaya di Tomok Kabupaten Samosir (mempelajari tarian adat Batak Toba), dan menyaksikan tarian patung sigale-gale di Tuktuk Kabupaten Samosir, berkunjung ke kebun teh Sidamanik, Kabupaten Simalungun.

Selain itu, mengenal dan diskusi tentang PTPN IV dan sawit di Kebun Adolina di Kabupaten Serdang Bedagai, belajar media sosial (medsos), Istagram, Youtube, dan Twitter, kunjungan ke Istana Maimun Medan, berkunjung ke perpustakaan daerah di Medan, berkunjung ke PT KIM di Belawan, dan berkunjung ke Rumah Kreatif BUMN, serta BTN Medan.

Penetapan 23 orang peserta Siswa Mengenal Nusantara Tahun 2019 dan tiga guru pendamping merupakan hasil seleksi yang dilakukan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Sulawesi Tengah. Kegiatan BUMN Hadir Untuk Negeri Program SMN 2019 dibiayai oleh PTPN IV, PT KIM, dan PJT 1.

Baca juga: Peserta SMN disabilitas asal Sulteng suka ayam goreng Medan
Baca juga: 23 SMN asal Sulteng kunjungi Mall Centre Point Medan
Pewarta : Munawar Mandailing
Editor: M. Hari Atmoko
COPYRIGHT © ANTARA 2019